Kabar BUMN - Hari Raya Idul Adha menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam yang diperingati setiap 10 Dzulhijjah. Pada hari besar ini, kaum muslim dianjurkan melaksanakan sholat Idul Adha secara berjamaah sebagai bentuk ibadah dan ungkapan syukur kepada Allah SWT.
Tata cara pelaksanaannya pada dasarnya serupa dengan sholat Idul Fitri, hanya saja terdapat perbedaan pada niat dan beberapa sunnah yang menyertainya.
Sholat Idul Adha dikerjakan sebanyak dua rakaat. Ketentuan tersebut telah dijelaskan dalam sejumlah riwayat hadis, yang menerangkan bahwa sholat Id, termasuk Idul Adha dan Idul Fitri, dilakukan dalam dua rakaat secara sempurna.
Baca Juga: Museum Marsinah Resmi Hadir di Nganjuk, Jadi Destinasi Wisata Sejarah Sarat Edukasi
Tata Cara Sholat Idul Adha
Pelaksanaan sholat Idul Adha dimulai dengan niat sesuai posisi masing-masing, baik sebagai imam, makmum, maupun sholat sendiri. Setelah itu, jamaah melaksanakan takbiratul ihram sebagai tanda dimulainya sholat.
1. Membaca Niat Sholat Idul Adha
Berikut niat sholat Idul Adha yang bisa disesuaikan dengan kondisi pelaksanaannya:
Baca Juga: Produktivitas Pelabuhan Meningkat, PTP Nonpetikemas Cabang Banten Perkuat Terminalisasi di Ciwandan
Niat sholat Idul Adha sendiri:
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatan li Idil Adha rak'atayni adā'an lillāhi ta'ālā.
Artinya:
“Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala.”
Niat sebagai makmum:
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَــــالَى
Baca Juga: ASDP Tegaskan Komitmen Konektivitas Nasional di Hari Kebangkitan Nasional 2026