4. Membaca Al-Fatihah dan Surah Pilihan
Setelah takbir tambahan, jamaah membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan salah satu surah Al-Qur’an. Dalam beberapa riwayat, Rasulullah SAW disebut membaca Surah Qaf pada rakaat pertama dan Surah Al-Qamar pada rakaat kedua.
Selain itu, terdapat pula anjuran membaca Surah Al-A’la pada rakaat pertama dan Surah Al-Ghasiyah pada rakaat kedua.
Baca Juga: ITDC Renovasi Toilet SDN 2 Kuta, Dorong Sanitasi Sehat dan Edukasi Kebersihan di The Mandalika
5. Menyelesaikan Gerakan Sholat
Setelah membaca surah, pelaksanaan sholat dilanjutkan seperti sholat pada umumnya, yaitu rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu berdiri menuju rakaat kedua.
Di rakaat kedua, jamaah melakukan lima kali takbir tambahan sebelum membaca Surah Al-Fatihah dan surah pilihan. Setelah seluruh rangkaian selesai, sholat ditutup dengan tasyahud akhir dan salam.
Baca Juga: Ada Wahana Baru di Danau! “Arung Apung” Kini Hadir di Taman Bunga Nusantara
Sunnah Saat Menjalankan Sholat Idul Adha
Selain tata cara utama, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan sebelum maupun saat melaksanakan sholat Idul Adha.
Salah satunya adalah melaksanakan sholat di lapangan atau area terbuka, kecuali bila kondisi tidak memungkinkan seperti hujan atau tempat terbatas.
Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak takbir sejak keluar rumah menuju lokasi sholat hingga pelaksanaan dimulai. Berbeda dengan Idul Fitri, pada Idul Adha Rasulullah SAW juga dicontohkan untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum sholat, lalu baru makan setelah kembali ke rumah. ***