Kabar BUMN - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa sunah di bulan Dzulhijjah.
Puasa pada 10 hari pertama Dzulhijjah dikenal memiliki keutamaan besar karena termasuk amalan yang paling dicintai Allah SWT.
Di tahun 2026, Iduladha diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Ayam Geprek Enak di Jogja untuk Makan Siang, Pedasnya Bikin Nagih!
Dengan demikian, rangkaian puasa sunah jelang Iduladha dapat mulai dilaksanakan sejak pertengahan Mei 2026.
Meski demikian, penetapan resmi Iduladha di Indonesia tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah.
Berikut jenis-jenis puasa sunah menjelang Iduladha lengkap dengan jadwal dan keutamaannya.
Baca Juga: Panduan Menggunakan ChatGPT untuk Menyusun Lamaran Pekerjaan
1. Puasa Dzulhijjah
Puasa Dzulhijjah dilaksanakan pada 1 hingga 7 Dzulhijjah.
Pada hari-hari tersebut, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh, termasuk puasa sunah.
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah dibanding 10 hari pertama Dzulhijjah.
Baca Juga: Festival Lampion Waisak 2026 Borobudur Siap Digelar, Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Ketentuannya
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026
- 1 Dzulhijjah 1447 H: Minggu, 17 Mei 2026
- 2 Dzulhijjah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026
- 3 Dzulhijjah 1447 H: Selasa, 19 Mei 2026
- 4 Dzulhijjah 1447 H: Rabu, 20 Mei 2026
- 5 Dzulhijjah 1447 H: Kamis, 21 Mei 2026
- 6 Dzulhijjah 1447 H: Jumat, 22 Mei 2026
- 7 Dzulhijjah 1447 H: Sabtu, 23 Mei 2026
Keutamaan puasa ini diyakini dapat meningkatkan ketakwaan serta menjadi kesempatan meraih pahala berlipat ganda pada hari-hari mulia.