ragam

Belum Banyak yang Tahu, Inilah Asal Usul Nama Kawasan di Jakarta

Jumat, 9 Juni 2023 | 16:48 WIB
Di usianya yang 496 tahun, Jakarta memiliki banyak cerita dan kisah. Salah satunya asal usul kawasan. (kaskus.co.id)

Kabar BUMN - Jakarta yang sebentar lagi berumur 496 tahun tumbuh dari awalnya kota pelabuhan menjadi ibu kota.

Sejarah panjang pun menyertai Jakarta yang berulang tahun pada tanggal 22 Juni ini hingga tampak seperti sekarang.

Salah satunya fakta bahwa sejumlah kawasan di Jakarta sudah ada jauh sebelum kota ini menjadi ibukota negara. Dan ada kisah menarik dibalik nama yang disandang kawasan tersebut.

Baca Juga: Sejarah Kurban di Hari Raya Idul Adha, Bermula dari Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail

1. Glodok
Kawasan yang berada di Jakarta Barat ini bagian dari Pecinan. Ada dua versi soalnya asal usul nama Glodok.

Pertama, disebutkan Glodok berasal dari bahasa Sunda, artinya pintu masuk. Pada masa Sunda Kelapa, kawasan ini jadi pintu masuk ke Kerajaan Sunda. Pada masa itu, Sunda Kelapa didominasi orang Betawi dan Sunda.

Kawasan Glodok tahun 1932. (kaskus.co.id)

Bila orang Sunda terbiasa dengan akhiran G, berbeda dengan warga Betawi atau pendatang lainnya. Mereka menggantikan akhiran G dengan huruf K. Jadilah kata glodog berubah jadi glodok.

Versi kedua mengatakan kalau dulu sekitar tahun 1670-an ada pancuran yang menampung air Ciliwung. Pancuran tersebut sering mengeluarkan suara geluduk-geluduk. Jadilah warga setempat menyebutnya sebagai Glodok.

Baca Juga: Ubah Sampah Jadi Listrik, PLN Tandatangani Kesepakatan Bersama Dengan Pemprov DKI

2. Warung Buncit
Warung Buncit yang berlokasi di Jakarta Selatan, juga punya dua versi asal namanya. Dulu dipercaya di kawasan tersebut ada pemilik warung, keturunan Tionghoa. Namanya Bun Tjit, jadilah nama daerah tersebut menjadi Warung Buncit.

Versi yang lain mengatakan kalau nama warung buncit berasal dari bahasa Betawi kuno (arkais). Dalam bahasa Betawi kuno, warung artinya pos atau tempat beristirahat. Sedangkan buncit artinya tempat paling ujung atau paling belakang. Bisa dibilang ini pos terakhir pasukan Mataram.

Dulu sekitar tahun 1628-1629, pasukan Mataram menyerbu Kastil Batavia. Nah, di kawasan yang sekarang Warung Buncit inilah dulu pasukan berkumpul dan beristirahat saat hendak menyerang kastil Batavia.

Baca Juga: Bingung Cari Lokasi Buat Healing? Yuk Intip 3 Destinasi Wisata Air Terjun yang Wajib Dikunjungi di Yogyakarta

Halaman:

Tags

Terkini