ragam

Strategi Bertahan di Lingkungan Kerja yang Toxic, Nomor Ketiga Cari Teman untuk Sekutu

Selasa, 13 Juni 2023 | 14:30 WIB
Ilustrasi. Punya 'sekutu' di lingkungan kerja, selain membantu kelancaran pekerjaan, juga menyehatkan mental. (Buro Millenial/Pexels)

Kabar BUMN - Suasana kerja sangat mempengaruhi kinerja seseorang. Selain besaran gaji, lingkungan kerja yang nyaman, teman kerja dan atasan yang mendukung jadi alasan orang betah bekerja.

Namun, tidak semua orang beruntung bisa mendapatkan lingkungan kerja yang ideal. Dalam banyak kasus, tidak sedikit orang yang berada dalam lingkungan kerja toxic.

Sulitnya lagi lingkungan kerja yang toxic ini sifatnya sudah menahun sehingga karyawan sendiri kadang tidak sadar mereka berada di dalam lingkungan yang tak menyehatkan itu.

Baca Juga: Jangan Abaikan Dehidrasi! Dampaknya Bisa Berat Jika Dibiarkan Berlarut-larut

Karyawan sering merasa merekalah yang bermasalah dan mati-matian menyesuaikan diri.
Beberapa ciri kantor yang toxic bisa dibaca di sini.

Bila mengalami hal-hal tersebut, Anda berada di lingkungan kerja yang toxic. Nah, agar bisa bertahan di lingkungan tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Fokus pada pekerjaan
Walau ini sulit tapi yang paling utama fokus saja pada pekerjaan. Kerjakan dengan baik semua tanggung jawab Anda, terutama pekerjaan yang tidak melibatkan orang lain.

Baca Juga: Mau Tampil Lebih Berkelas? Pelajari 10 Bahasa Tubuh Ini

Bila melibatkan rekan kerja, usahakan Anda yang menjadi 'leader' atau memimpin proyek. Anda yang mengatur semua flow kerja, deadline dan lain-lain, sehingga pekerjaan tetap terselesaikan.

2. Hindari gosip
Tingkat pergosipan di lingkungan kerja yang toxic sangat tinggi. Hindari untuk ikut bergosip. Mendengarkan dan tahu soal gosip yang beredar itu penting tetapi hindari ikut bergosip. Apalagi sampai menyebarkan gosip buruk soal rekan kerja.

Ini seperti karma, suatu waktu Anda juga bisa jadi korbannya. Bersikap netral dan adil pada semua rekan kerja, sehingga Anda bisa diterima di kelompok pergosipan mana pun.

Baca Juga: 12 Tanda Anda Terlahir Sebagai Pemimpin Sejati

3. Cari teman sekutu
Di antara rekan kerja, tidak semua punya attitude yang negatif. Ada yang sama-sama ingin bekerja dengan benar. Jadikan mereka teman sekutu.

Bila memungkinkan masukkan rekan kerja seperti ini dalam tim proyek Anda. Jadi semua pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik.

Halaman:

Tags

Terkini