Baca Juga: Magang di BUMN: PT Len Industri Buka 'Program Magang Kampus Merdeka' Bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi
Sementara itu, Direktur Keuangan PLN, Sinthya Roesly yang merupakan Ketua Umum Srikandi mengatakan, PLN tengah melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan teknis, soft skills, dan kepemimpinan.
Sinthya menyebut 20 persen peserta pelatihan tersebut adalah pegawai perempuan untuk mendukung agenda transisi energi.
Selain itu, PLN juga menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi di 33 negara untuk pemberdayaan pegawai perempuan.
"PLN memiliki program beasiswa bagi karyawan untuk melanjutkan pendidikan tinggi atau memperoleh keterampilan khusus melalui kursus singkat yang senantiasa diperhatikan porsi kepesertaannya secara gender."
Baca Juga: Punya Kualitas Tinggi, Produk Binaan PTPN IV Laris Manis di Ajang PaDi UMKM EXPO 2023
"Jadi itu bagus untuk kita, tetapi kita masih perlu untuk berbuat lebih banyak terkait inclusive energy transition," tutur Sinthya.
Melalui program ini, PLN mencoba untuk memfasilitasi penguatan kapasitas perempuan untuk bisa menjadi pemimpin.
Sinthya menambahkan transisi energi yang dijalankan PLN tidak hanya bertujuan untuk menyediakan energi yang berkelanjutan, tetapi juga berkeadilan.
"Isu gender telah menjadi perhatian dan target PLN secara internal, dimana kami telah memiliki kebijakan dan kerangka kerja yang jelas," ujar Sinthya.
"Isu kesetaraan ini sesuai dengan Environmental Social and Governance (ESG) yang menjadi prinsip dasar perusahaan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Angkutan Umum dari Masa ke Masa, Jakarta sempat punya Trem Listrik, Lho
Telkomsel Tuntaskan Upgrade Layanan 3G ke 4G pada 96% Wilayah di Indonesia
Perhutani Raih Penghargaan dalam BUMN Entrepreneurial Marketing Award 2023