Kabar BUMN - Kehadiran transportasi publik yang memadai dan terjangkau bagi seluruh masyarakat merupakan keharusan bagi kota megapolitan.
Dan saat ini sarana transportasi publik di Jakarta, yang juga masih terus berbenah, sudah lebih baik dari beberapa tahun lalu.
Jakarta sudah memiliki TransJakarta yang menjangkau wilayah dari utara hingga selatan.
Ada pula MRT, KRL yang menjangkau daerah suburb. Dalam waktu dekat LRT pun akan beroperasi.
Jauh sebelum itu semua, ada beberapa transportasi publik yang pernah hadir menemani warga Jakarta.
Dalam rangka HUT Jakarta ke 496, mari mengenang kembali transportasi publik yang sudah menghilang itu.
Baca Juga: 4 Nama Jalan Terkemuka Di Masa Jakarta Masih Bernama Batavia
1. Trem
Trem pertama kali hadir di Batavia pada tahun 1869 dengan tenaga kuda. Baru pada 1882, trem kuda digantikan trem tenaga uap dan kemudian pada 1899 menjadi trem listrik.
Trem listrik ini melintas melewati stasiun Kota Intan, stasiun Batavia NIS, lewat Risjwik (Juanda), Pasar Baru, Waterlooplein (Lapangan Banteng), Senen, Tanah Tinggi, Matraman, Meester Cornelis (Jatinegara) sampai Kampung Melajo.
Trem dihapuskan di Jakarta tahun 1962. Sisa jalurnya sempat ditemukan saat pembangunan MRT Fase 2 di jalur Glodok. Muncul wacana kembali menghidupkan trem.
Baca Juga: Perjalanan Panjang Jakarta Fair, Berawal dari Pasar Malam di Gambir Sampai Ke JIExpo
2. Oplet
Bagi generasi lama yang pernah menonton sinetron Si Doel Anak Sekolahan, tentu tahu wujud oplet. Kendaraan ini muncul tahun 1930-1970-an.
Ada dua versi lahirnya nama Oplet ini. Pertama, namanya diambil dari merk mobil Opelette yang dibuat pabrik asal Jerman, Opel.
Artikel Terkait
Bangunan-Bangunan Ikonik dan Tertua di Jakarta, Umurnya Lebih dari 100 Tahun
Belum Banyak yang Tahu, Inilah Asal Usul Nama Kawasan di Jakarta
Asal Mula Penamaan ‘Kampung-kampung’ di Jakarta, Bukti Kota Ini Jadi Melting Pot Sejak Ratusan Tahun Lalu
Perjalanan Panjang Jakarta Fair, Berawal dari Pasar Malam di Gambir Sampai Ke JIExpo
Sejarah Pasar-Pasar di Jakarta yang Berumur Lebih dari 200 Tahun, Pasar Tanah Abang Dulu Bernama Pasar Sabtu
4 Nama Jalan Terkemuka Di Masa Jakarta Masih Bernama Batavia