Penurunan tersebut bertambah sebesar 38 persen dibandingkan pada akhir tahun sebelumnya.
Bukan hanya inisiatif dekarbonisasi, Pertamina NRE juga berperan strategis dalam inisiatif membangun bisnis baru yang turut berkontribusi untuk mencapai aspirasi net zero emission tahun 2060,
Beberapa di antaranya adalah membangun ekosistem baterai dan kendaraan listrik, mengembangkan hidrogen bersih, dan bisnis karbon.
Baca Juga: Ayo, Berwisata Ke Kebun Teh Kelolaan PTPN 12 di Jawa Timur
Pertamina NRE berkomitmen kuat untuk turut mempercepat transisi energi di Indonesia dan mengelola bisnis yang bertanggung jawab melalui implementasi ESG.
"Kita fokus pada akselerasi energi hijau, terus melaju mengawal transisi energi, bukan hanya untuk Pertamina, tapi untuk Indonesia," ujar Dicky.
Hal senada juga disampaikan oleh Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso.
Fadjar mengatakan bahwa Pertamina telah mengembangkan inisiatif strategis untuk memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan untuk mencapai target Net Zero Emission 2060.
"Proyek pengembangan EBT terus berlanjut, termasuk PLTS. Pemanfaatan di lingkungan Pertamina Group menunjukan komitmen kami dalam mendorong keberlanjutan," tutur Fadjar.
"Selain itu, Pertamina juga tetap berkolaborasi dengan berbagai industri, sehingga pengembangan EBT semakin luas," tukasnya.
Artikel Terkait
Soft Skill, Apa itu Dan Mengapa Penting Dimiliki Anak Magang?
Link Live Streaming BRI Liga 1 2023/2024 PSS Sleman Vs Persis Solo, Misi Bangkit Laskar Sambernyawa
Berkat Program PMN dari Pemerintah, 3 Desa di Perbatasan RI-Malaysia Kini Bisa Nikmati Listrik 24 Jam dari PLN