Hadir di EBTKE ConEx, Pertamina Tampilkan Inovasi Pengembangan EBT Seluruh Subholding

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 13 Juli 2023 | 08:38 WIB
Suasana booth Pertamina saat kunjungan Menteri ESDM Arifin Tasrif pada pembukaan The 11th Indonesia Energi Baru, Terbarukan & Konservasi Energi Conference & Exhibition (EBTKE ConEx), Rabu (12/7). (DOK. Pertamina)
Suasana booth Pertamina saat kunjungan Menteri ESDM Arifin Tasrif pada pembukaan The 11th Indonesia Energi Baru, Terbarukan & Konservasi Energi Conference & Exhibition (EBTKE ConEx), Rabu (12/7). (DOK. Pertamina)

Kabar BUMN - Pertamina ambil bagian dalam gelaran The 11th Indonesia Energi Baru, Terbarukan & Konservasi Energi Conference & Exhibition (EBTKE ConEx), bertempat di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu 12 Juli 2023.

Keikutsertaannya di ajang ini sebagai salah satu bukti aksi nyata Pertamina berkomitmen mendukung penuh target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 dan transisi energi yang digulirkan Pemerintah Indonesia.

Pertamina menampilkan inovasi pengembangan energi bersih dan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dari seluruh Subholding, serta program-program dekarbonisasi yang dilakukan perusahaan pada booth Pertamina.

Baca Juga: Serba-Serbi dan Potensi EBT di Indonesia

Termasuk juga menghadirkan inovasi mobil yang memanfaatkan energi hidrogen sebagai alternatif sumber energi bersih. Mobil Hydrogen tersebut merupakan kerjasama dengan Toyota.

Pertamina Group juga melakukan beberapa penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendukung upaya pengembangan energi bersih dan EBT, baik dalam bentuk sinergi antar Pertamina grup maupun dengan partner strategis eksternal.

Direktur Utama PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) Dannif Danusaputro menjelaskan bahwa Pertamina berupaya tetap menjaga ketahanan pasokan energi konvensional namun juga berperan aktif menuju NZE 2060 dengan cara melakukan dekarbonisasi bisnis-bisnis Pertamina yang sudah ada.

Baca Juga: Erick Thohir: Transisi ke EBT Tidak Ikuti Pola Negara Lain

Dannif menjelaskan bahwa melalui Subholding Pertamina NRE, Pertamina juga berupaya melakukan disrupsi dan mengembangkan bisnis-bisnis baru yang fokus pada produk EBT.

“Jadi pada intinya kita tetap memproduksi produk energi konvensional Pertamina tapi kita melandaikan emisinya. Pertamina juga terus menciptakan bisnis-bisnis baru di bidang EBT,” imbuh Dannif.

Lebih lanjut Dannif juga optimistis, melalui kolaborasi dengan pemerintah dan stakeholders lainnya, Pertamina mampu mengembangkan bisnis existing maupun bisnis baru yang lebih baik kedepannya.

Baca Juga: Pertamina Sampaikan Cara Capai NZE 2060 di Konferensi CFA

“Kami percaya apabila kami melakukan kolaborasi melakukan ini bersama-sama dan melihat dari segi potensinya, we have a future ahead of us,” pungkas Dannif.

VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan bahwa sebagai perusahaan energi Pertamina akan terus mendorong upaya transisi energi di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini