Permanent Secretary, Federal Ministry of Health Nigeria, Adebiyi Olufunso menyampaikan bahwa negaranya akan mengembangkan manufaktur vaksin yang mumpuni dan memiliki standar WHO sehingga membutuhkan dukungan transfer teknologi pembuatan vaksin dari Bio Farma.
Baca Juga: Tinggi Peminat, Promo Tambah Daya Listrik PLN Diserbu hampir 30.000 Pelanggan dalam Sepekan
“Negara kami sangat ingin untuk bisa memproduksi vaksin secara mandiri dan memiliki ketahanan suplai produk vaksin yang terjaga dengan baik," papar Adebiyi.
"Mencontoh dari negara sahabat, Indonesia, maka kami berharap dengan kerjasama yang baik dengan industri kesehatan kelas dunia seperti Bio Farma. Kedepannya kami berharap hubungan antar kedua pihak semakin erat dan meningkat sebagai partner bisnis," ungkapnya.***
Artikel Terkait
Perluas Peluang Potensi Kerjasama Global, Bio Farma Teken MoU dengan Perusahaan Kenya
Berkat Proses Bisnis Ramah Lingkungan, Bio Farma Raih Penghargaan Kategori Tertinggi dari BPOM
Bottle Exchange with Plants, Program Bio Farma Libatkan Karyawan untuk Lestarikan Lingkungan
Bio Farma dan MSD Meluncurkan NUSAGARD, Vaksin HPV 4-Valen Produksi Indonesia
Hari Jadi ke 133 Tahun, Bio Farma Luncurkan Milestone Produk Baru dan Gelar Tasyakur Bi Ni’mah