"Tranformasi besar kita lakukan secara masif. Di bawah kepemimpinan Pak Darmawan Prasodjo sebagai Dirut, kami bongkar proses bisnisnya, kita lihat problem yang ada, kemudian kita cari solusinya. Dan kami bersyukur sekarang perubahan telah terjadi di PLN Mobile. Layanan pelanggan jadi lebih baik," ujar Ari.
Baca Juga: Miliki Fundamental Solid, Bank Mandiri Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI Tumbuh 5,04 Persen Tahun Ini
Menurut Ari, melakukan transformasi digital tidak hanya menghadirkan sebuah aplikasi, tetapi juga mampu mengubah proses bisnis menjadi lebih sederhana, ringkas dan cepat, serta mampu menghadirkan budaya kerja yang lebih baik.
"Sebagai contoh, PLN Mobile ini terintegrasi dengan aplikasi penanganan gangguan yang dipegang oleh petugas di lapangan, dan aplikasi monitoring yang dipegang oleh manajemen PLN mulai dari manajer tingkat unit hingga Direktur Utama. Jadi ketika ada laporan masuk, itu otomatis petugas terdekat dengan lokasi pelanggan akan memberikan layanan. Kemudian laporan itu akan dimonitor secara langsung oleh manajemen. Dan ternyata ketika merasa dimonitor, ada reward and punishment ini efektif untik meningkatkan kinerja petugas," jelas Ari.
Alhasil, tranformasi digital ini membuat PLN Mobile sukses memperoleh rating 4,9 dan tercatat sudah ada 43 juta downloader yang mengunduh aplikasi tersebut.
Baca Juga: Bisa Bikin Bau Badan Jadi Tidak Sedap, Hindari 5 Jenis Makanan Ini
Ke depan, PLN akan terus melakukan pengembangan fitur layanan pelanggan ini. Lewat pemanfaatan AI, saat ini ada layanan fitur Chatbot di PLN Mobile yang selama ini sudah ada.
Namun, teknologi AI yang dikembangkan PLN ini akan lebih interaktif dan humanis kepada pelanggan.
"Ini kita kembangkan fitur chatnya dengan menggunakan generatif AI sehingga komennya atau prompt-nya sederhana misalnya, tanya informasi gangguan ini bahasanya kita menggunakan bahasa-bahasa kita sehari-hari, maka AI akan mampu melakukan tracking mengenai pelanggan tersebut," ujar Ari.
Baca Juga: Jelang MotoGP Indonesia 2023, MGPA Selenggarakan Acara Brand Gathering
Ari mencontohkan jika ada pelanggan yang melaporkan gangguan kelistrikan maka fitur chatbot ini dapat menjawab layaknya sedang berkomunikasi dengan petugas, jadi bahasanya lebih human.
Bahkan, kata Ari, teknologi AI ini dapat memprediksi dampak dan penyelesaian gangguan tersebut.
Tak hanya itu, lanjut Ari, pengembangan teknologi AI ini memungkinkan pelanggan memperoleh informasi lebih banyak terkait pelayanan PLN.
Baca Juga: Terus Tumbuh, Pelindo Multi Terminal Catatkan Kinerja Positif pada Semester I 2023
Ari mencontohkan, pelanggan bisa memperoleh informasi mulai dari pasang baru listrik, PLTS Atap hingga pengembangan bisnis di luar kelistrikan atau Beyond kWh seperti internet.
Artikel Terkait
19 Agustus 2023, PLN Hadirkan Gelegar PLN Mobile di Surabaya. Pelanggan Setia Siap Siap!
Negara Hadir, Ribuan Keluarga di NTT Kini Dapat Menikmati Aliran Listrik dari PLN Selama 24 Jam
PLN IP Konsisten Jaga Operasional Pembangkit Ramah Lingkungan
Perluas Layanan hingga ke Pelosok Negeri, 165 Keluarga di Sulsel Kini Bisa Nikmati Listrik dari PLN
Presiden Jokowi Jadi Saksi, PLN Resmi Jalin Kerja Sama dengan TANESCO