Tidak hanya menyuguhkan atraksi dan wahana baru, berbagai fasilitas juga telah dilengkapi dan dipercantik yakni kereta gantung yang kini terdapat 81 kabin dengan tiga stasiun.
Dengan kereta gantung tersebut, pengunjung dapat melihat keindahan bentang alam Indonesia dari Sabang hingga Merauke dari udara.
“TMII tidak hanya sekadar destinasi wisata, akan tetapi juga merupakan sarana edukasi yang memperkenalkan keragaman dan kekayaan budaya Indonesia. TMII akan menampilkan keseruan tentang cerita Indonesia yang tiada habisnya,” ungkap Direktur Utama PT Bhiva, Claudia Ingkiriwang.
Baca Juga: Sukses Jaga Kualitas Pelayanan di Destinasi Super Prioritas, PT TWC Dapat Penghargaan dari BSN
Claudia berharap dengan konsep baru yang diusung, jumlah pengunjung diharapkan dapat terus meningkat. “Tahun 2023, jumlah pengunjung TMII ditargetkan bisa mencapai 6 juta pengunjung atau rata-rata 16.000 pengunjung setiap hari,” tutup Claudia.***
Artikel Terkait
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Milik Siapa?
Tingkatkan Layanan, TWC Hadirkan Layanan Perpanjang Visa on Arrival di Borobudur
Luar Biasa! InJourney Catatkan Lonjakan Pertumbuhan EBITDA Lebih dari 200 Persen
Tingkatkan Wisatawan Mancanegara, InJourney Dorong Candi Borobudur Sebagai Destinasi Spiritual Tourism
HUT ke-78 RI, PT TWC Gelar Sunset Yoga Berkebaya, Sport Tourism Berpadu dengan Budaya Lokal Nusantara