Target Turunkan Emisi dan Transisi Energi, Pertamina Jalankan 3 Agenda

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 6 September 2023 | 21:30 WIB
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjadi pembicara pada acara hari ke-2 ASEAN Indo-Pasific Forum (AIPF) 2023 yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (5/9/2023). (DOK.PT Pertamina (Persero))
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjadi pembicara pada acara hari ke-2 ASEAN Indo-Pasific Forum (AIPF) 2023 yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (5/9/2023). (DOK.PT Pertamina (Persero))

“Pertamina mempunyai mandat untuk menjaga keamanan dan ketahanan energi. Kita juga harus mendukung target Pemerintah untuk mencapai NZE,” ujar Nicke Widayawati di ajang AIPF yang berlangsung di Hotel Mulia Jakarta, Rabu 6 September 2023.

Baca Juga: Sebelum Liburan, Usahakan Membuat Itinerary yang Terencana Agar Puasnya Maksimal

Nicke mengungkapkan, dalam rangka mewujudkan target tersebut, Pertamina harus mempertahankan bisnis eksisting dengan metode operasi yang berbeda dimana salah satunya melalui inisiatif dekarbonisasi.

Tiga agenda Pertamina dalam menjalankan dekarbonisasi serta menerapkan program transisi energi, yaitu merubah operasional kilang menjadi green refinery serta pengembangan bioenergi.

Kedua, pengembangan proyek zero carbon (carbon neutral) seperti proyek geothermal dan hydrogen. Serta mengembangkan inisiatif carbon negative seperti proyek Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) dan Natural Based Solution (NBS).

Baca Juga: Bank Mandiri Buka Lowongan Magang, Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa Bisa Apply Posisi yang Tersedia Lewat Link Ini

“Ketiga agenda inilah yang seharusnya dapat menjaga program transisi energi dan mengurangi emisi karbon,” imbuh Nicke.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam sumber daya, antara lain cadangan nikel terbesar di dunia, cadangan timah terbesar ke-2, cadangan bauksit terbesar ke-6 dan cadangan tembaga terbesar ke-7.

Indonesia juga memiliki lebih dari 430 Gigawatt sumber energi ramah lingkungan seperti Panas Bumi, Hidro, Surya dan Angin serta memiliki sekitar 400 Giga potensi CCUS.

Baca Juga: Tidak Kalah dari Daerah Lain di Sekitar, Cianjur Menawarkan Beragam Tempat Wisata, Ini 5 yang Direkomendasikan

“Dengan potensi yang besar ini bisa mendorong percepatan transisi energi di Kawasan Indo-Pacifik dengan tetap menjaga ketahanan energi,” tambah Nicke.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini