Partisipasi TelkomGroup Dukung Pendanaan Startup Nasional melalui Peresmian Merah Putih Fund

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 8 September 2023 | 17:45 WIB
Press conference penandatanganan perjanjian partisipasi Merah Putih Fund (MPF), Senin (4/9) di Jakarta. (Dok. Telkom)
Press conference penandatanganan perjanjian partisipasi Merah Putih Fund (MPF), Senin (4/9) di Jakarta. (Dok. Telkom)

Kabar BUMN - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui entitas Corporate Venture Capital (CVC) MDI Ventures dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), berpartisipasi dalam penandatanganan Perjanjian Partisipasi Merah Putih Fund di Jakarta pada Senin lalu (4/9/2023).

Ini merupakan sebuah program kolaborasi pendanaan startup nasional bersama 5 Corporate Venture Capital BUMN yang menghimpun dana kelola awal sebesar 300 juta dollar amerika.

Pendanaan tersebut akan berfokus pada para startup yang sedang dalam tahap pertumbuhan.

Baca Juga: Percepat Pembangunan Data Center, Telkom Komitmen Bangun Masa Depan Digital di Kawasan ASEAN

Merah Putih Fund, yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN dengan menggandeng lima CVC BUMN yaitu MDI Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi, Mandiri Capital Indonesia, BRI Ventures, dan BNI Ventures, disiapkan untuk menstimulasi gairah pertumbuhan startup nasional di tengah tech winter yang masih berlangsung saat ini.

“Merah Putih Fund yang dilandasi oleh semangat bersama dari kelima CVC BUMN, sepakat berkomitmen untuk mendorong startup-startup potensial di segmen industri yang dinamis di Indonesia agar tumbuh menjadi unicorn melalui penyediaan fund, akses, dan fasilitator,” jelas Direktur Digital Business Telkom, Fajrin Rasyid.

Dalam hal ini, TelkomGroup memiliki kesamaan visi dengan Merah Putih Fund (MPF) untuk memajukan pertumbuhan ekonomi digital nasional dengan memperkuat peran Telkom digital venture yang dijalankan melalui MDI Ventures dan TMI.

Baca Juga: Telkom Bersama Telin Sukses Gelar BATIC 2023, Dihadiri Sekitar 1.000 Peserta dari 300 Lebih Perusahaan Global

CEO MDI Ventures, Donald Wihardja menyampaikan partisipasi MDI Ventures dalam MPF menekankan peran strategis MDI yang telah sejak awal berkomitmen hadir sebagai “jembatan” antara startup dengan korporasi. 

“Selain bertujuan menciptakan sinergi yang kuat, seluruh dana kelolaan MDI yang ditanamkan, termasuk Merah Putih Fund, berorientasi pada kerja sama yang saling menguntungkan antara startup yang berada di bawah naungan MDI dengan TelkomGroup, BUMN, dan perusahaan swasta lainnya,” ungkap Donald.

Adapun Fajrin menilai bahwa MPF memegang peran penting untuk mendorong gairah pertumbuhan sektor digital dan teknologi yang dikontribusikan dari sektor tech startup melalui pendanaan yang bersifat strategis.

Baca Juga: Gali Potensi Bisnis Data Center Berkelanjutan, Telkom Data Ekosistem Gelar NeutraDC Summit 2023

“Merah Putih Fund diharapkan dapat menjadi alternatif pendanaan startup nasional pada tahap akhir (late-stage), yang memiliki fokus bisnis dan operasi di Indonesia dan sejalan dengan sejalan dengan semangat Telkom Indonesia untuk membangun ekosistem digital melalui penyediaan alternatif pendanaan bagi startup di lingkup nasional, sehingga dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai digital hub di Asia Tenggara,” tambah Fajrin.

Acara penandatanganan perjanjian partisipasi Merah Putih Fund 2023 menandakan bahwa MPF semakin dekat untuk menghadirkan nilai investasi yang berdampak signifikan dalam memajukan pertumbuhan startup nasional secara berkelanjutan, melalui kolaborasi bersama dengan seluruh corporate venture capital di bawah naungan BUMN.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini