Kabar BUMN - Peserta Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2023 tampak antusias mengikuti rangkaian konferensi hari ke-2 yang berfokus pada tema “Membangun Infrastruktur Web3 di Kawasan Indo-Pasifik.”
Sesi konferensi hari ke-2 yang diselenggarakan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya, Telin, menghadirkan serangkaian pembicara yang membahas tren masa depan Web3 di kawasan Indo-Pasifik.
Pembahasan tentang teknologi-teknologi lain yang berdampak pada kebutuhan konektivitas yang terus berkembang di kawasan Indo-Pasifik juga dibahas dalam sesi hari kedua ini.
Baca Juga: PLN Jajaki Dukungan Pembiayaan Hijau dari Export Finance Australia
Vincent Stevens selaku Senior Managing Director dari Delta Partners menjadi moderator dalam sesi konferensi.
Ia memberikan penjelasan terkait bagaimana Web3 dapat membentuk ulang struktur konektivitas, memastikan web yang lebih inklusif, aman, dan terdesentralisasi untuk masa depan.
Direktur Digital Business TelkomGroup, Muhamad Fajrin Rasyid, dalam paparannya menjelaskan peran Web3 dalam mendorong transformasi digital di Indo-Pasifik serta inovasi Telkom di ranah Web3 dan teknologi blockchain.
Baca Juga: Perkembangannya Sesuai Target, Jasa Tirta I Targetkan SPAM Bango Beroperasi 200 LPS di Desember 2023
“Web3 dapat meningkatkan ekonomi digital dengan cara menawarkan biaya yang lebih rendah, keamanan, dan pengalaman yang unik serta berbeda,”ujar Fajrin.
Lebih lanjut Fajrin mengatakan, beberapa teknologi Web3 yang dapat dielaborasi lebih lanjut untuk memberdayakan ekonomi digital dan mempercepat transformasi digital di Kawasan Indo-Pasifik antara lain Decentralized Finance (DeFi), Decentralized Identity (DiD), dan Supply Chain Transparency.
“Telkom sendiri juga telah mengembangkan beberapa inovasi di ranah Web3 dan teknologi blockchain berupa pengembangan platform sertifikasi Halal, platform wakaf dan platform penukaran poin loyalitas (loyalty-point exchange). Ketiga platform tersebut dikembangkan menggunakan basis teknologi blockchain,” tambahnya.
Baca Juga: Walking Tour di Yogyakarta, 6 Tempat Wisata yang Bisa Dikunjungi Dengan Jalan Kaki
Sementara itu, Chief AI Strategist Microsoft, Manprit Singh menjelaskan bagaimana AI generatif merevolusi cara bisnis telekomunikasi beroperasi, mulai dari meningkatkan optimalisasi jaringan hingga memungkinkan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi.
Tak hanya itu, Manprit juga memaparkan tentang kekuatan transformatif AI generatif dan potensinya untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan daya saing dalam sektor telekomunikasi.
Artikel Terkait
Konsisten Dukung Digitalisasi Sektor Enterprise, Telkom Terus Mengembangkan Omni Communication Assistant (OCA)
Tambah Jaringan Internet, Telkom Pastikan Kelancaran KTT ke-43 ASEAN di Jakarta
Gali Potensi Bisnis Data Center Berkelanjutan, Telkom Data Ekosistem Gelar NeutraDC Summit 2023
Telkom Bersama Telin Sukses Gelar BATIC 2023, Dihadiri Sekitar 1.000 Peserta dari 300 Lebih Perusahaan Global
Percepat Pembangunan Data Center, Telkom Komitmen Bangun Masa Depan Digital di Kawasan ASEAN