Konferensi BATIC 2023 Hari Kedua Fokus pada Pengembangan Infrastruktur Web3 di Kawasan Indo-Pasifik

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 9 September 2023 | 06:30 WIB
Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid memberikan paparan salah satunya terkait peran Web3 dalam mendorong transformasi digital di Indo-Pasifik pada gelaran BATIC 2023 di Bali (7/9) (DOK.PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom))
Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid memberikan paparan salah satunya terkait peran Web3 dalam mendorong transformasi digital di Indo-Pasifik pada gelaran BATIC 2023 di Bali (7/9) (DOK.PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom))

Kabar BUMN - Peserta Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2023 tampak antusias mengikuti rangkaian konferensi hari ke-2 yang berfokus pada tema “Membangun Infrastruktur Web3 di Kawasan Indo-Pasifik.”

Sesi konferensi hari ke-2 yang diselenggarakan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya, Telin, menghadirkan serangkaian pembicara yang membahas tren masa depan Web3 di kawasan Indo-Pasifik.

Pembahasan tentang teknologi-teknologi lain yang berdampak pada kebutuhan konektivitas yang terus berkembang di kawasan Indo-Pasifik juga dibahas dalam sesi hari kedua ini.

Baca Juga: PLN Jajaki Dukungan Pembiayaan Hijau dari Export Finance Australia

Vincent Stevens selaku Senior Managing Director dari Delta Partners menjadi moderator dalam sesi konferensi.

Ia memberikan penjelasan terkait bagaimana Web3 dapat membentuk ulang struktur konektivitas, memastikan web yang lebih inklusif, aman, dan terdesentralisasi untuk masa depan.

Direktur Digital Business TelkomGroup, Muhamad Fajrin Rasyid, dalam paparannya menjelaskan peran Web3 dalam mendorong transformasi digital di Indo-Pasifik serta inovasi Telkom di ranah Web3 dan teknologi blockchain.

Baca Juga: Perkembangannya Sesuai Target, Jasa Tirta I Targetkan SPAM Bango Beroperasi 200 LPS di Desember 2023

“Web3 dapat meningkatkan ekonomi digital dengan cara menawarkan biaya yang lebih rendah, keamanan, dan pengalaman yang unik serta berbeda,”ujar Fajrin.

Lebih lanjut Fajrin mengatakan, beberapa teknologi Web3 yang dapat dielaborasi lebih lanjut untuk memberdayakan ekonomi digital dan mempercepat transformasi digital di Kawasan Indo-Pasifik antara lain Decentralized Finance (DeFi), Decentralized Identity (DiD), dan Supply Chain Transparency.

“Telkom sendiri juga telah mengembangkan beberapa inovasi di ranah Web3 dan teknologi blockchain berupa pengembangan platform sertifikasi Halal, platform wakaf dan platform penukaran poin loyalitas (loyalty-point exchange). Ketiga platform tersebut dikembangkan menggunakan basis teknologi blockchain,” tambahnya.

Baca Juga: Walking Tour di Yogyakarta, 6 Tempat Wisata yang Bisa Dikunjungi Dengan Jalan Kaki

Sementara itu, Chief AI Strategist Microsoft, Manprit Singh menjelaskan bagaimana AI generatif merevolusi cara bisnis telekomunikasi beroperasi, mulai dari meningkatkan optimalisasi jaringan hingga memungkinkan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi.

Tak hanya itu, Manprit juga memaparkan tentang kekuatan transformatif AI generatif dan potensinya untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan daya saing dalam sektor telekomunikasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini