Potensi Tol Pemalang-Batang Sangat Tinggi, Waskita Lakukan Kerjasama Strategis di ASEAN Indo Pacific Forum

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 11 September 2023 | 21:30 WIB
Jalan Tol Pemalang-Batang yang dikelola Waskita melalui anak usahanya, PT Waskita Toll Road (WTR). (Dok. Waskita)
Jalan Tol Pemalang-Batang yang dikelola Waskita melalui anak usahanya, PT Waskita Toll Road (WTR). (Dok. Waskita)

"Perseroan menargetkan capaian ini meningkat kedepannya, terlebih dengan adanya sejumlah kawasan industri baru di Jawa Tengah,” jelas Ermy.

Baca Juga: Komitmen Transformasi dan Langkah Strategis Waskita Demi Penyehatan Keuangan

PBTR selaku Badan Usaha Jalan Tol pemilik konsesi jalan tol Pemalang – Batang senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kenyamanan dan pelayanan di sekitar jalan tol Pemalang - Batang.

Yakni, dengan melakukan kegiatan penghijauan yang seperti penanaman 150 tanaman pucuk merah, dan 7.000 pohon di sepanjang jalan tol Pemalang – Batang serta kegiatan pemeliharaan yang mencakup Scrapping, Filling, dan Overlay untuk memperkuat struktur jalan tol.

Waskita Karya dan anak perusahaannya WTR turut berpartisipasi pada kegiatan Business Matching ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF) dan mengeksplorasi kemungkinan Strategic Partnership dengan investor-investor dalam mendorong Asset Recycling Jalan Tol terutama Jalan Tol Pemalang Batang sebagai salah satu dari ruas jalan tol di Trans Jawa.

Baca Juga: Penuhi Antusiasme Masyarakat, Waskita Ubah Jadwal Pengoperasian Tol Ciawi–Sukabumi

Selain itu, Waskita karya telah mengimplementasikan Green Infrastructure & Green Construction di berbagai Proyek yang sedang berjalan, salah satunya yaitu Proyek GIK UGM dan proyek-proyek di IKN.

Sebagai informasi, sejak 2022 hingga kini, Perseroan telah berhasil meraih proyek IKN sebesar Rp8,35 triliun, sementara secara porsi Waskita meraih nilai kontrak sebesar Rp5,46 triliun.

Proyek IKN yang dikerjakan Waskita diantaranya, Proyek Jalan Tol IKN Segmen 5A, Proyek Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4, Proyek gedung Sekretariat Presiden dan fasilitas Gedung penunjang, Proyek gedung dan kawasan Kementerian Koordinator (Kemenko) Paket 3, Proyek gedung dan kawasan Kemenko Paket 4, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) 1, 2, 3, proyek Jalan Feeder Distrik Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), dan terakhir rusun ASN senilai Rp1,13 triliun yang kontraknya baru saja didapat Waskita beberapa waktu lalu.

Value engineering, serta pengembangan teknologi dan digitalisasi melalui BIM & Green Infrastructure untuk mewujudkan Future Smart Forest City kami implementasikan pada proyek-proyek yang sedang berjalan,” tutup Ermy.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini