"Kami terbuka atas seluruh kolaborasi, investasi baru, inovasi baru untuk bisa mempercepat target transisi energi. Seluruh risiko telah kita petakan satu per satu. Kita juga telah berhasil membangun eksositem kelistrikan dan iklim investasi yang kondusif untuk seluruh pihak," ujar Darmawan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah menjelaskan, fondasi bisnis kelistrikan yang kuat menjadi modal untuk mempercepat transisi energi Indonesia.
Baca Juga: Presiden Tugaskan BULOG Akselerasi Bantuan Pangan Tahap II
Karena itu, PLN NP terus mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kerja sama dan inovasi dalam mengembangkan bisnis kelistrikan dan energi baru terbarukan di tanah air.
"Kita semua ada di sini karena kita percaya bahwa dunia kelistrikan di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun agar dapat mendayagunakan potensi tersebut kita harus memiliki fondasi bisnis yang kuat. Acara ini memberikan peluang luar biasa bagi kita untuk berbagi pengetahuan dan berkolaborasi dalam menghadapi tantangan penyediaan energi yang semakin kompleks," pungkas Ruly.***
Artikel Terkait
Pertumbuhan Kendaraan Listrik Meningkat, PLN Ajak Negara ASEAN Kolaborasi Bangun Bisnis Charging Station
PLN Kerja Sama dengan Perusahaan Korea Siapkan Implementasi Teknologi CCUS di PLTU
Kerja Sama PLN-Kemenko Marves: Wujudkan Kelestarian Lingkungan dan Pembangunan yang Berkelanjutan
Pembangunan Hampir Rampung, Dirut PLN Sebut PLTS Terapung Cirata akan Jadi yang Terbesar di ASEAN
Dukung Pemerintah Akselerasi KBLBB, PLN Siapkan Infrastruktur Penunjang Kendaraan Listrik