Mulai dari digitalisasi distribusi dari produsen ke kios hingga menerapkan pertanian presisi, yaitu memberikan rekomendasi pemupukan secara tepat, baik melalui drone bahkan citra satelit.
Tak hanya itu, Pupuk Indonesia bersama Kementerian Pertanian juga terus meningkatkan tata kelola pupuk bersubsidi.
Salah satunya melalui uji coba aplikasi i-Pubers di enam provinsi di Indonesia. Dengan aplikasi ini, petani menjadi lebih mudah menebus pupuk di kios, karena cukup menunjukkan KTP saja.***
Artikel Terkait
Pabrik Katalis Merah Putih, Pupuk Indonesia Dukung Hilirisasi dan Kurangi Impor
Inovasi Pupuk Indonesia Grup Ciptakan Potensi Benefit hingga Rp2,5 Triliun
Tingkatkan Layanan, Pupuk Indonesia Perluas Layanan Tebus Pupuk Subsidi Secara Digital di 3 Provinsi
Pupuk Indonesia Niaga Dukung Penyebaran Toko Pe-I Pupuk Indonesia
Jaga Pasokan Bahan Baku, Pupuk Indonesia Grup Tanda Tangan Kontrak Jual Beli Gas