PLN Terangi Perbatasan Malaysia, Warga Siding Kabupaten Bangkayang Kalbar Kini Nikmati Listrik 24 Jam

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 2 November 2023 | 16:15 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 17 kilowatt peak (kWp) di Desa Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. (Dok. PLN)
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 17 kilowatt peak (kWp) di Desa Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. (Dok. PLN)

Untuk itu, PLN terus mengakselerasi program listrik desa agar seluruh wilayah termasuk yang berada di kawasan 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) di Indonesia dapat menikmati listrik.

Baca Juga: Pimpin Transisi Kendaraan Listrik, PLN Targetkan di 2024 100 Persen Operasional Pakai Molis

Langkah ini juga bentuk komitmen PLN untuk mencapai Rasio Elektrifikasi 100% pada tahun 2025.

“Ini merupakan bentuk upaya dukungan PLN terhadap program pemerintah mengejar target rasio elektrifikasi dan rasio desa berlistrik di Indonesia, di mana semua masyarakat dapat merasakan dan mengakses listrik sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Darmawan.

General Manager Unit Induk Distribusi Kalbar Wahyu Jatmiko juga mengungkapkan, hadirnya PLTS berkapasitas 17 kWp di Kalbar ini bentuk keseriusan PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan.

Baca Juga: Program Pemberdayaan Perempuan dan Electrifying Agriculture PLN Raih Penghargaan CSR Award 2023

Salah satunya, dengan memberikan layanan listrik pada masyarakat di daerah perbatasan yang belum mendapatkan akses listrik 24 jam.

"Ini menjadi kado terindah di Hari Listrik Nasional yang kami persembahkan kepada warga Desa Siding, sekaligus mewujudkan impian mereka untuk dapat menikmati layanan listrik PLN selama 24 jam non-stop," kata Jatmiko.

Jatmiko juga menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan PLN untuk meningkatkan keandalan PLTS dalam beberapa tahun terakhir, sehingga kini PLN mampu melayani kebutuhan listrik masyarakat di perbatasan dengan baik.

Baca Juga: PLTS Groundmounted Terbesar di Indonesia Dibangun, Kolaborasi PLN-Aruna Wujudkan Kawasan Industri Hijau

"Dengan beroperasinya PLTS ini, penggunaan dari mesin genset mobile yang selama ini beroperasi akan dihentikan.

“Dengan demikian PLN dapat menghemat biaya operasional dan menambah pasokan listrik sebesar kurang lebih 123.000 kilowatt hour per bulan," tutur Jatmiko.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini