Dimulai dari penerapan digitalisasi konstruksi pada saat perencanaan, hingga tahapan pembangunan fisik jalanan.
Transformasi digitalisasi konstruksi yang dilakukan juga telah diakui dunia melalui perolehan penghargaan yang diraih, maka itu Hutama Karya optimis dapat menyelesaikan pembangunan infrastruktur sesuai target mutu dan waktu.
Sebagai informasi, JTTS Ruas Jambi – Rengat mengalami perubahan terhadap nomenklatur.
Pembangunan jalan tol ini mengalami perubahan pembiayaan karena memperoleh pinjaman dari AIIB (Asian Infrastructure Investment Bank) senilai Rp23 triliun.
Selanjutnya, PT Hutama Karya (Persero) terus berkomitmen melaksanakan pembangunan jalan tol berkelanjutan untuk memperkuat konektivitas di Sumatera.
Baca Juga: 4 Tahun Transformasi BUMN, Subholding Pelindo Genjot Terobosan Baru untuk Indonesia Maju
Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang ±1.030 km, termasuk dengan jalan tol dukungan konstruksi.
Untuk ruas tol Konstruksi 350 km dan 680 km ruas tol Operasi.
Adapun ruas yang telah beroperasi secara penuh di antaranya yakni Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140 km), Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km), Tol Palembang – Indralaya (22 km), Tol Medan – Binjai (17 km), Tol Pekanbaru – Dumai (132 km), Tol Sigli Banda Aceh Seksi 2 – 6 (49 km) serta Tol Binjai – Langsa Seksi 1 Ruas Binjai – Stabat (12 km), Tol Bengkulu – Taba Penanjung (17 km), Tol Pekanbaru – Bangkinang (31 km), Tol Indralaya – Prabumulih (64 km), dan Tol Binjai – Langsa Segmen Binjai – Kuala Bingai (7,5 km).
Artikel Terkait
Perkiraan Budget Liburan Ke Vietnam, 5 Juta Cukup untuk 3 Malam 4 Hari
Atas Komitmennya Terhadap TKDN dan Keselamatan Konstruksi, WIKA Raih Penghargaan dari Dua Ajang Sekaligus
Terapkan Budaya AKHLAK, Subholding Pelindo Jasa Maritim Gelar IDEA BOX
Loker BUMN dari PT Berdikari, Lulusan Pendidikan S1 Peternakan Atau Kedokteran Hewan Bisa Melamar Posisi Ini
Kini Tiket Kereta Api untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2024 Sudah Bisa Dibeli!