Stadion Manahan Solo sendiri menggunakan lampu LED berkekuatan tinggi dengan sistem penerangan field of play (FOP) 1.500 lux dan dapat dioptimalkan hingga sebesar 2.400 Lux.
Baca Juga: Lanjutkan Kepemimpinan Transisi Energi ala Indonesia, PLN Siap Jalin Kolaborasi di COP 28 Dubai
Dalam keadaan pertandingan kelas dunia seperti saat ini, operasional stadion membutuhkan daya kelistrikan sebesar 3.580 KiloWatt.
Untuk mengawasi area Stadion Manahan seluas 170.000 meter persegi, PLN menempatkan Mobile Electricity Distribution Command Post sebagai posko kendali.
Posko ini untuk memantau seluruh kegiatan operasi kelistrikan dari hulu hingga stadion utama dan lapangan latihan.
Baca Juga: Layanan Pelanggan PLN Raih Penghargaan Kelas Dunia di Ajang IPEA 2023
Selain menjaga keandalan listrik, untuk menyemarakkan gelaran FIFA World Cup U-17, PLN membuka booth di sekitar area Stadion Manahan.
Berbagai permainan disediakan untuk seluruh penonton gelaran FIFA World Cup U-17.
“Seluruh penonton bisa mengikuti permainan yang disediakan di area booth PLN. Terdapat berbagai souvenir menarik, silakan kunjungi booth PLN,” pungkas Soffin.***
Artikel Terkait
Dukung Pengembangan Wisata Papua, PLN Salurkan Bantuan Sanitasi Fasum di Pulau Sapomi, Biak
Layanan Pelanggan PLN Raih Penghargaan Kelas Dunia di Ajang IPEA 2023
Lanjutkan Kepemimpinan Transisi Energi ala Indonesia, PLN Siap Jalin Kolaborasi di COP 28 Dubai
Untuk Kali Kedua, PLN Nusantara Power Raih Penghargaan Annual Report Award
COP28 Dubai Dibuka, Dirut PLN Ajak Kolaborasi Global Untuk Wujudkan NZE Nasional 2060