Pada tahap ini pasien juga dapat menularkan HIV dan sudah dianjurkan untuk mengkonsumsi obat ARV (Anti Retro Viral) untuk menekan jumlah virus yang ada di tubuh.
Apabila penderita mengkonsumsi ARV secara teratur, maka penderita HIV tersebut dapat beraktivitas normal.
Tahap ketiga, muncul kumpulan gejala seperti penurunan berat badan, diare kronis lebih dari 1 bulan, demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan, batuk kronis, dan infeksi jamur.
Pada tahap ini penderita sudah mengalami AIDS sehingga membutuhkan penanganan ekstra.
“Pencegahan HIV AIDS dengan cara ABCDE yaitu Abstinence, Be Faithfull, Condom, Don’t do Drugs, Education,” jelasnya lebih lanjut.
Abstinence tidak berhubungan seks sebelum menikah, edukasi kesehatan reproduksi penting di kalangan pelajar.
Be faithful adalah setia pada pasangan dan tidak berganti-ganti pasangan.
Menggunakan Condom dapat mencegah penularan virus HIV.
Don't do drugs dengan tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang.
Education yaitu terus memberikan penyuluhan dan edukasi tentang pencegahan HIV, pengobatan serta bagaimana hidup berdampingan dengan ODHA (orang dengan HIV AIDS).
Artikel Terkait
Berendam Tanpa Takut Kedinginan di Guci Forest Tegal, Kolam Renang Air Panas di Tengah Hutan Pinus yang Asri
Konsisten Hadirkan Inovasi Berkelanjutan, Jasa Marga Raih 2 Platinum dan 2 Gold di Ajang TKMPN XXVII 2023 di Yogyakarta
PIS dan KARPOWERSHIP Jalin Kerja Sama Kembangkan Infrastruktur Energi Bersih RI
Sendang Gile, Air Terjun Cantik di Lombok yang Airnya Diyakini Berkhasiat Membuat Wajah Awet Muda
Pelindo Multi Terminal Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Lewat Transformasi Pelabuhan Belawan