Kesiapan Digitalisasi
Penerapan ferizy online ticketing telah mencakup 20 pelabuhan di seluruh Indonesia, di antaranya Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Lembar, Padangbai, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Jepara, Karimunjawa, Ujung, Kamal, Kayangan, Pototano, Tanjung Kalian, Pagimana, dan Gorontalo.
“Digitalisasi ini akan memudahkan pengguna jasa untuk merencanakan perjalanannya sejak H-60 hari keberangkatan. Dengan begitu, penumpang bisa memastikan ketersediaan tiket dengan jadwal keberangkatan yang diinginkan,” ujar Shelvy.
Untuk tarif tiket, tambahnya, hingga saat ini belum ada kenaikan biaya tarif terpadu.
Baca Juga: Ragam Tempat Makan di Kawasan SCBD, yang Mewah Pasti Banyak yang Murah Pun Ada
Dengan adanya digitalisasi ini, pengguna jasa justru memiliki keleluasaan dalam memilih metode pembayaran, melalui 11 virtual account, 3 e-wallet, 5 gerai retail, 3 internet banking dan 6 sales channel.
Dengan memaksimalkan sarana prasarana serta adanya peningkatan di sejumlah fasilitas, ASDP berharap untuk kelancaran arus libur dan arus balik Nataru 2023/2024 ini, terutama untuk 10 lintasan di 12 cabang terpantau nasional.
Adapun lintasan tersebut tersebar di seluruh Indonesia, seperti lintas Ajibata-Ambarita, Tanjung Api-Api – Tanjung Kalian, Merak-Bakauheni, Bajoe-Kolaka, Padangbai-Lembar, Ketapang-Gilimanuk, Kayangan-Pototano, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, dan Bolok-Rote.
Adapun diperkirakan jumlah penumpang di 10 lintasan ini mencapai 3.004.496 orang, 168.419 unit kendaraan roda dua, 325.630 unit kendaraan kecil roda empat, 31.555 unit bus, dan 181.644 unit truk.
Artikel Terkait
Pertamina Tampilkan Program Pemberdayaan Masyarakat di COP28 Dubai
Punya Vibes Ubud Tapi Bukan di Bali, Restoran Unik di Bandung Ini Tawarkan Sensasi Kulineran di Tepi Sungai
6 Kawasan yang Menjadi Titik Keramaian di Malam Pergantian Tahun Baru di Bandung
DAHANA Sukses First Blasting di Site CPM Sulawesi Tengah
Jalur KA Antara Stasiun Karanggandul – Karangsari yang Sempat Terdampak Longsor Sudah Bisa Dilalui