Dukungan Bio Farma dan MSD kepada Kementerian Kesehatan Terkait Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim Tahun 2023-2030

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 17 Desember 2023 | 18:00 WIB
Acara deklarasi resmi Kementerian Kesehatan terkait Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker Leher Rahim untuk periode 2023-2030 di Jakarta, Minggu (17/12/2023). (Dok. Bio Farma)
Acara deklarasi resmi Kementerian Kesehatan terkait Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker Leher Rahim untuk periode 2023-2030 di Jakarta, Minggu (17/12/2023). (Dok. Bio Farma)
  1. Pemberian layanan
  2. Pendidikan, pelatihan, dan penjangkauan
  3. Pendorong utama kemajuan
  4. Tata kelola serta kebijakan

Baca Juga: Ada Lowongan Magang di Bio Farma, Mahasiswa/Fresh Graduate S1 Psikologi/Manajemen Bisa Melamar

Pilar-pilar tersebut memberikan prioritas khusus pada bidang, strategi, dan program agar Indonesia bisa membuat terobosan dalam eliminasi kanker leher rahim.

RAN ini merupakan wujud nyata komitmen Indonesia dalam mencapai strategi global WHO dalam mengeliminasi kanker leher rahim dan APEC Cervical Cancer Roadmap.

MSD Indonesia mendukung penuh upaya pemerintah Indonesia untuk mengeliminasi kanker leher rahim di Indonesia.

Baca Juga: Bio Farma Gandeng Perusahaan Teknologi Medis Global untuk Menanggulangi Penyakit Tuberkulosis di Indonesia

“Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim pemerintah ini sejalan dengan komitmen MSD secara global untuk berperan aktif dalam upaya memerangi kanker leher rahim.

“Kolaborasi ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung strategi WHO untuk mempercepat eliminasi kanker leher rahim secara global,” kata Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou.

Dalam Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim, sebanyak 90% anak perempuan usia 15 tahun mendapatkan imunisasi HPV hingga tahun 2027, dan pada 2028-2030 untuk anak laki-laki.

Baca Juga: Peringati Hari Kesehatan Nasional, Bio Farma Gelar Program Vaksin DBD dan CerviScan

Skrining 75% perempuan berusia antara 30 dan 69 tahun dengan tes DNA HPV, dan mengobati 90% perempuan dengan lesi pra-kanker dan kanker invasif pada tahun 2030.

Dengan skenario ini, diharapkan sebanyak 1,2 juta jiwa akan terselamatkan dari kanker leher rahim pada tahun 2070.

“Upaya eliminasi kanker leher rahim sangat bergantung pada kerja sama, kolaborasi dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga: Bio Farma Group Tampilkan Produk Unggulan pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2023

Bio Farma sebagai Induk Holding BUMN Farmasi bangga dapat berperan aktif dengan menghadirkan produk-produk lokal berkualitas tinggi seperti screening DNA HPV dan vaksin HPV yang dapat membantu keberlangsungan program pemerintah ke depannya.

“Melalui program ini, kami senantiasa bersama-sama berjuang untuk memberikan kontribusi positif pada kesehatan dan kesejahteraan bagi perempuan di seluruh Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini