Sinergi Sesama BUMN, PHR dan Pertamina Drilling Tajak Sumur Eksplorasi MNK Kedua di Blok Rokan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 17 Februari 2024 | 22:00 WIB
Pekerja PHR usai melakukan kegiatan di salah satu lapangan di WK Rokan. (DOK.PT Pertamina Hulu Rokan (PHR))
Pekerja PHR usai melakukan kegiatan di salah satu lapangan di WK Rokan. (DOK.PT Pertamina Hulu Rokan (PHR))

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersinergi dengan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) dalam program eksplorasi pengeboran Migas Non Konvensional (MNK).

Program MNK ini merupakan komitmen PHR dalam upaya meningkatkan produksi dan menambah cadangan minyak dan gas (migas) nasional.

Komitmen ini diperkuat dengan telah dilakukannya tajak sumur eksplorasi MNK kedua di Wilayah Kerja (WK) Rokan yaitu sumur Kelok DET-1.

Baca Juga: Sejak Penambahan Waktu Operasi, Jumlah Pengguna LRT Jabodebek Meningkat hingga 14 Persen

Tajak sumur MNK yang kedua tersebut berhasil dilakukan lebih cepat dari target, di Sumur Kelok pada 14 Februari 2024 sekitar pukul 18.00 WIB.

“Alhamdulillah, tajak sumur eksplorasi Kelok DET-1 yang merupakan sumur kedua eksplorasi MNK ini lebih awal 4 hari dari perkiraan, karena faktor cuaca yang mendukung,” kata EVP Upstream Business PHR Edwil Suzandi, Jumat (16/2/2024).

Edwil menambahkan, kegiatan tajak sumur tersebut dilakukan dengan baik tanpa adanya insiden ataupun kecelakaan kerja.

Baca Juga: Sudah Nonton Madame Web? Yuk Sekalian Miliki Kartu Mandiri e-Money Edisi Film Dakota Johnson, Desainnya Menarik Lho

“Dan Insya Allah, selama pekerjaan MNK ini kita harapkan berlangsung dengan aman dan selamat atau incident free ops (IFO) dan bisa diselesaikan sesuai target,” katanya.

Tajak Sumur Eksplorasi MNK tersebut menggunakan Rig Pertamina Drilling, tepatnya Rig PDSI #42.3/N1500-E yang berukuran besar dengan tenaga 1.500 horsepower (HP). Ini merupakan rig cyber dengan teknologi terkini dengan rencana kedalaman pengeboran mencapai hingga 8.188 kaki.

“Sebagai pembanding, operasi eksplorasi dan eksploitasi migas konvensional di wilayah kerja Rokan umumnya menggunakan rig 350, 550 dan 750 HP. Dengan spesifikasi rig yang mumpuni dan teknologi yang mutakhir, kami optimis dapat menyukseskan program pengeboran sumur eksplorasi MNK kedua di WK Rokan ini,” jelas Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita.

Baca Juga: ITDC Hadirkan Festival Februari Semarak Cinta di Kawasan The Nusa Dua, Rangkul Komunitas dan Pelaku UMKM

Avep menambahkan, tajak sumur eksplorasi MNK kedua di WK Rokan ini diharapkan mampu mendorong kegiatan eksplorasi dan studi MNK yang lebih masif, karena potensi sumber daya migasnya diperkirakan masih sangat besar.

“Pertamina Drilling berkomitmen untuk turut serta dalam upaya menopang ketahanan energi nasional, salah satunya adalah dengan mendukung kegiatan eksplorasi dan studi sumber MNK serta melakukan inovasi teknologi terkait dengannya,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini