Gabung Rumah BUMN SIG Rembang, Oktavirasa Sukses Populerkan Fesyen Ramah Lingkungan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 21 Februari 2024 | 19:00 WIB
Pemilik usaha OKVISA Craft, Oktavirasa bersama para model berjalan di catwalk mengenakan busana ecoprint bertema Warna Semesta pada ajang Rembang Batik Festival dan Parade Designer 2020. (DOK.PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG))
Pemilik usaha OKVISA Craft, Oktavirasa bersama para model berjalan di catwalk mengenakan busana ecoprint bertema Warna Semesta pada ajang Rembang Batik Festival dan Parade Designer 2020. (DOK.PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG))

Kabar BUMN – Oktavirasa, seorang pegiat UMKM asal Rembang sukses menangkap peluang bisnis dengan membuat produk fesyen motif alam menggunakan teknik kekinian ecoprint.

Usahanya kian maju berkat pendampingan Rumah BUMN (RB) Rembang yang dikelola anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), yaitu PT Semen Gresik.

Oktavirasa mulai mencintai dunia seni sejak mengenyam pendidikan sekolah dasar. Kecintaannya itu bermula dari hobi merajut dan kaligrafi untuk hiasan dinding.

Baca Juga: Pecinta Buku, Ini Kota-kota Dunia yang Harus Dikunjungi untuk Memuaskan Dahaga Literasi

Jiwa seninya semakin membuncah saat duduk di bangku kuliah, ia mengembangkan kemahiran dalam merancang busana yang ternyata disukai oleh teman-teman dan kerabat.

Banyaknya pesanan mendorong Okta untuk merintis usaha OKVISA Craft pada 2015.

Okta bersyukur, hobi yang telah ditekuninya sejak kecil ternyata bisa menjadi sumber pendapatan. Kini usahanya telah berkembang pesat.

Baca Juga: Bank Mandiri Kembali Gelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2024, Bakal Lebih Megah dari Tahun Sebelumnya

Karya fesyen terbaiknya telah tampil di sejumlah ajang fashion show bergengsi tanah air, seperti Muslim Fashion Festival (MUFFEST) di Jakarta pada 2023 dan Festival Payung Indonesia di Prambanan pada 2020.

Kini, ia pun tergabung dalam Asosiasi Eco-printer Indonesia (AEPI).

"Alhamdulilah, selain busana, sekarang saya juga sudah memproduksi tas, dompet, dan sepatu. Setiap bulannya, rata-rata saya bisa menjual sampai 100 produk, mulai dari kain, pakaian jadi dan produk kerajinan. Untuk harga produk bervariasi, berkisar dari Rp250 ribu - Rp1,5 juta," kata Okta.

Baca Juga: Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Lawu, Air Terjun Jumog Ini Wisata Alam Populer di Kabupaten Karanganyar

OKVISA Craft turut memeriahkan perayaan HUT ke-78 Provinsi Jawa Tengah di GOR Adhi Karsa, Kabupaten Brebes, pada 18 Agustus 2023. (DOK.PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG))

Menurut Okta, produk fesyen ecoprint memiliki kualitas yang tidak kalah dengan teknik konvensional, bahkan terbilang kuat dan awet karena menggunakan bahan dasar kain berserat alami, dan pewarna dari tanaman, daun, atau bunga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini