Erick mengatakan, kerja sama apik antar ketiga institusi ini tidak akan berhenti dan terus berlanjut.
Erick menegaskan program transformasi merupakan hal yang terus-menerus dilakukan agar BUMN mampu menjawab dinamika dan tantangan ke depan.
Baca Juga: F1 Powerboat 2024 Danau Toba Sukses Pakai Listrik Hijau PLN yang Andal Tanpa Kedip
"Pertanyaannya, apakah sudah selesai? belum, karena transformasi ini harus terus dilanjutkan, apalagi tantangan yang terjadi di dunia sekarang dinamikanya cukup kompleks," kata Erick.
Erick berharap kerja sama ini kian memperkuat dan mempercepat upaya transformasi dan bersih-bersih BUMN.
Dengan dukungan BPKP dan Kejaksaan Agung, Erick optimistis tata kelola BUMN akan semakin baik ke depan.
"Ini yang kita harapkan, tentu dengan kerja sama ini kita dorong lagi supaya penertiban yang terjadi BUMN dengan pengawalan dan pendampingan ini bisa lebih baik lagi."
"Tetapi ujungnya korporasinya sehat dan pelayanan publik yang lebih meningkat lagi itu konteksnya," ucap Erick.
Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan nota kesepahaman ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola yang baik.
Manajemen risiko yang efektif, dan pengendalian intern yang mampu menekan risiko kecurangan di lingkungan Kementerian BUMN dan BUMN.
Ateh mengungkapkan BPKP selaku auditor presiden menyambut baik komitmen ini dan siap melaksanakan kegiatan pengawasan dalam rangka mengawal peran strategis BUMN sebagai agent of development sekaligus value creator.
"Semoga dengan penandatangan nota kesepahaman ini, dan dilanjutkan dengan implementasi good governance, risk management, dan internal control secara efektif."
"Kita semua bisa mewujudkan BUMN yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia," ucap Ateh.
Baca Juga: Dokumen-Dokumen yang Dibutuhkan Selama Proses Seleksi Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) Tahun 2024
Artikel Terkait
Nasabah PNM Mekaar Sentuh 20 Juta, Erick Thohir: Dukungan Presiden Faktor Penting Hingga Program Ini Meluas Seperti Sekarang
Erick Thohir: Makassar New Port, Pelabuhan Hub Terbesar di Indonesia Timur
Kunjungi Pembangunan Kompleks Perantaraan Pasar Baru Garapan Nindya Karya, Erick Thohir: Keren!
Kuasai 34% Saham Vale Indonesia, Erick Thohir: MIND ID Memperkuat Posisinya dalam Global Value Chain