Pertamina juga telah melakukan pendataan masyarakat kurang mampu yang berhak mendapatkan Subsidi LPG Tabung 3 Kg.
Sedangkan pada sepanjang Tahun 2023, Pertamina telah menyalurkan Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Minyak Solar sebanyak 17,42 juta KL, JBT Minyak Tanah 0,49 juta KL, serta LPG Tabung 3 Kg sebanyak 8,05 juta MT.
Baca Juga: Peringati HPSN, Pertamina EP Sangasanga Field Perkenalkan Cara Pengelolaan Sampah kepada Siswa SD
“Dengan digitalisasi dan dukungan stakeholder, penyaluran BBM subsidi dan penugasan berhasil dikendalikan sesuai dengan kuota yang ditetapkan.
"Pertamina akan terus melakukan inovasi untuk memastikan subsidi energi lebih tepat sasaran,” imbuh Nicke.
Nicke menegaskan, Pertamina berkomitmen menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional dengan memegang prinsip availability, accesibility, affordibility, acceptability dan sustainability.
Baca Juga: Pertamina Dorong Kolaborasi Demi Keberlanjutan dan Pengembangan Bisnis Melalui Unit Usaha
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***
Artikel Terkait
Pertamina Sukses Meraih Cost Optimization Hingga USD 1,25 Miliar
Bahan Bakar Pertamina Patra Niaga Dukung Kesuksesan Pelaksanaan F1 Power Boat
Tunjukkan Kinerja Operasional Mumpuni, Rig PDSI#51.2 Dianugerahi Penghargaan Best Rig Performance oleh Regional 1 Pertamina Hulu Rokan
Pertahankan Kinerja HSSE di Lapangan, Pertamina Drilling Raih Penghargaan IADC Dua Tahun Berturut-Turut
Pertamina Kontributor 68% Produksi Minyak Mentah di Indonesia