“Nakhoda dan awak kapal juga selalu berpedoman pada SOP yang ada dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait dalam memutakhirkan informasi kondisi cuaca."
"Awak kapal juga selalu melakukan pemantauan terhadap cuaca yang kemungkinan berubah, dan ASDP juga berkoordinasi mitra terkait lainnya untuk menyiapsiagakan tugboat jika dibutuhkan” tambahnya.
Menutup Sementara Layanan Penyeberangan
Dilaporkan, pada Jumat (15/3) malam melakukan penundaan seluruh jadwal pelayaran dari Pelabuhan Merak, Banten pada Jumat hingga dini hari imbas cuaca ekstrem dengan kecepatan angin mencapai 22 - 30 knot/s dari arah barat daya.
Yang menghasilkan gelombang tinggi mencapai 2.5 meter berdasarkan peringatan dini level 1 yang dikeluarkan oleh BMKG.
Merespon peringatan BMKG dan melihat kondisi di lapangan tersebut, ASDP segera berkoordinasi dengan BPTD selaku regulator dan mitra kerja terkait dalam memitigasi kondisi cuaca yang berdampak pada pelayanan.
Hasil koordinasi tersebut menghasilkan keputusan untuk menunda sementara seluruh pelayaran kapal ferry di lintasan Merak-Bakauheni terhitung sejak Jumat (15/3) pukul 01.00 WIB dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan.
Aktivitas pelayaran kapal ferry kembali dibuka pada Sabtu (16/3) mulai pukul 03.40 WIB setelah cuaca berangsur membaik.
Baca Juga: BSI Bersinergi dengan BSI Maslahat Berkomitmen Majukan Desa Lewat Klaster Peternakan di Mojokerto
Proses bongkar muat kendaraan dilakukan dengan ekstra hati-hati memperhatikan keadaan sebagai antisipasi jika cuaca kembali berubah buruk dalam tempo yang singkat.
Pantauan lalu lintas pada siang ini (16/3) pukul 12.00 WIB di pelabuhan Merak, kondisi cuaca telah membaik dengan cuaca berawan, kecepatan angin yang landai berkisar 3-8 knot/s, dan gelombang laut dalam rentang 0,5-1 meter.
Operasional pelayanan pelabuhan dan pelayaran kapal ferry telah berjalan normal.
Terpantau tidak ada penyekatan di ruas jalan Cikuasa atas dan antrean kendaraan hanya berada di dalam area pelabuhan dermaga reguler 1,2,3,4,5,dan 7. Sementara dermaga 6 eksekutif terpantau padat mengalir di area parkir.
Artikel Terkait
Sambut Hari Raya Nyepi, ASDP Tutup Sementara Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk dan Padangbai-Lembar
ASDP Pastikan Kesiapan Sarana dan Prasarana Mudik Lebaran 2024
Selama Hari Raya Nyepi, ASDP Tutup Sementara Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk dan Padangbai-Lembar
ASDP Seberangkan 102 Ribu Penumpang dan 25 Ribu Kendaraan dari Jawa Menuju Sumatera di Lipur Panjang Nyepi