Kabar BUMN - Untuk mendukung sektor agrikultur, PT PLN (Persero) menginisiasi program electrifying agriculture (EA) dengan menyediakan listrik yang andal dan mudah.
Terbaru, PLN sukses membantu perusahaan budidaya tambak udang PT Wahana Lestari Investama (WLI) dengan penyediaan listrik sebesar 1.110 kiloVolt Ampere (kVA).
Program EA ini telah membantu usaha tambak udang ini menekan biaya operasional hingga Rp123 juta per hari.
General Manajer PT WLI Ong You Gie menyebut program unggulan PLN ini mampu mendorong efisiensi biaya operasional usaha tambak udang WLI hingga 86 persen.
Sebelumnya tambak udang miliknya menggunakan bahan bakar minyak untuk operasional.
"Kami dari pihak WLI sangat terbantu dengan kehadiran listrik PLN.
Baca Juga: RBB 2024: PT PLN (Persero) Buka Lowongan Kerja Untuk Lulusan D3 dan D4/S1, Berikut Posisinya
"Kami bisa menghemat biaya bahan bakar hingga kurang lebih 120 juta/hari.
"Hal ini tentu memberikan keuntungan bagi kami sehingga efisiensi biaya dapat kami peroleh,” ujar Ong You Gie.
Dirinya merinci, sebelum menggunakan listrik PLN tambak udangnya menghabiskan sekitar 9 ribu solar dengan estimasi biaya sekitar Rp140 juta lebih per hari.
Setelah menggunaan listrik PLN, dengan kebutuhan sekitar 18 ribu kilowatt hour (kWh), pihaknya hanya membayar biaya operasional harian di kisaran Rp18 juta.
Ong You Gie mengatakan, saat ini satu dari tiga kawasan industri PT WLI yang berada di Negeri Pasahari, Seram Utara, Maluku Tengah telah beralih ke listrik PLN.
Artikel Terkait
Cuaca Ekstrim Diprediksi Masih Berlanjut, PLN Bagikan Tips Menghindari Potensi Bahaya Listrik
Safari Ramadan BUMN 2024, PLN & Kementerian BUMN Berikan 1.000 Paket Sembako Murah ke Masyarakat Lombok Tengah
Bulan Ramadan, Yayasan Baitul Maal PLN Kembali Salurkan Bantuan Anak Yatim, Dhuafa hingga Kaum Difabel
RBB 2024: PT PLN (Persero) Buka Lowongan Kerja Untuk Lulusan D3 dan D4/S1, Berikut Posisinya
PLN Indonesia Power dan China Energy Bersinergi, Kaji Pengembangan Energi Hijau Skala Besar di Sulawesi