“Melalui program pengembangan jaringan air bersih desa ini, kami akan membantu masyarakat untuk menyediakan sarana penampungan air bersih serta jaringan pipanisanya termasuk untuk distribusinya."
"Namun, sebelum bantuan ini dijalankan, terlebih dahulu kami melaksanakan social mapping. Social Mapping adalah hal utama yang Pertamina lakukan dalam menentukan wilayah mana yang membutuhkan akses air bersih."
Baca Juga: Daftar Kota Kecil Tercantik di Seluruh Dunia, Salah Satunya Berada di Indonesia
"Hal ini dilakukan untuk mengetahui beberapa aspek dan kondisi geografis. Diantaranya lingkungan, ekonomi, sosial dan hubungan kemasyarakatan di lokasi."
"Selanjutnya, akan dipetakan kembali secara teknis untuk kebutuhan fasilitas air bersih sebelum akhirnya bantuan diberikan", terang Ahad.
Lebih lanjut Ahad menjelaskan bahwa dukungan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju komunitas yang mandiri guna mencapai pengembangan yang berkelanjutan.
Dukungan ini juga sebagai bentuk komitmen Pertamina untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Baca Juga: Pengguna Naik 6 Persen, KAI Kembali Operasikan 308 Perjalanan LRT Jabodebek pada April
Khususnya tujuan ke-6 yakni menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan bagi semua dan tujuan ke-12 yakni menjamin pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.
Bantuan jaringan pipanisasi ini dipasang secara gotong royong dengan panjang lebih dari 2,7 km dengan total pemasangan adalah 5 km.
Bantuan yang disalurkan melalui Kelompok Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) Telaga Masari Desa Ulakan ini memberikan manfaat kepada lebih dari 200 Kepala Keluarga untuk mendapatkan akses air bersih.
“Pemasangan pipa air bersih ini menjadi jawaban dari kekeringan yang sudah kami alami selama ini jika kemarau tiba, sekarang kami tidak khawatir lagi karena sudah ada air bersih untuk mencuci, memasak dan juga mandi."
"Tugas kami sekarang adalah menjaga pipa pipa Pertamina ini agar panjang usianya dan tidak rusak”, ujar I Ketut Sumendra, Perbekel Ulakan.
Baca Juga: Antisipasi Musim Kemarau, Pertamina Permudah Akses Air Bersih 200 Keluarga Desa Ulakan Bali
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, mengatakan selain program air bersih di Bali, di tahun 2024 Pertamina Patra Niaga akan melaksanakan program air bersih sejumlah wilayah lainnya seperti Sumatera Bagian Selatan, Jawa Bagian Barat, Jawa Bagian Tengah, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.
Artikel Terkait
Pengawasan di Masa Satgas RAFI Diperketat, Direksi Pertamina Patra Niaga Lakukan Uji Tera di SPBU Lahat
Pertamina Siap Layani Masyarakat Hadapi Puncak Lebaran 2024
Wujud Nyata Sinergitas Bersama Polda Sumsel, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Sanksi Tegas SPBU 24.313.136
Menuju Hari Kemenangan, Pertamina Patra Niaga Siap Temani Perjalanan Mudik Masyarakat
Antisipasi Musim Kemarau, Pertamina Permudah Akses Air Bersih 200 Keluarga Desa Ulakan Bali