Kawasan Bakauheni Harbour City Makin Populer, 30.625 orang pengunjung dan 8.823 unit Kendaraan Merapat

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Rabu, 17 April 2024 | 09:30 WIB
Kawasan Bakauheni Harbour City Makin Populer, 30.625 orang pengunjung dan 8.823 unit Kendaraan Merapat (Jennaira)
Kawasan Bakauheni Harbour City Makin Populer, 30.625 orang pengunjung dan 8.823 unit Kendaraan Merapat (Jennaira)

 

Kabar BUMN - Selama momen Lebaran Idul Fitri, Kawasan Bakauheni Harbour City (BHC) di Lampung Selatan ramai dipadati pengunjung.

Padatnya kawasan BHC menjadi satu tanda makin populernya BHC sebagai destinasi wisata dan tempat istirahat bagi para pemudik dan masyarakat sekitar.

Diperkirakan ada sekitar 30.625 orang dan 8.823 kendaraan pada periode Rabu (10/4) hingga Senin (15/4).

Baca Juga: Pasca Penutupan Rekayasa One Way Arus Balik, Jasa Marga Normalkan 32 Gardu Transaksi Gerbang Tol Cikampek Utama

Shelvy Arifin selaku Corporate Secretary ASDP menuturkan bahwa selama momen mudik diperlukan beberapa titik Delaying System agar tidak terjadi penumpukan.

“Pada peak season seperti Lebaran ini, BHC dipersiapkan sebagai salah satu tempat istirahat pemudik sebelum menyeberang sekaligus menjadi tujuan wisata baru yang berlokasi di Pelabuhan penyeberangan (Waterfront Tourism Destination)."

"Sehingga para pemudik yang hendak menyeberang dapat menikmati suasana yang nyaman dan bersantai sejenak sebelum melanjutkan perjalanan mereka," ujarnya.

Baca Juga: 5 Jenis Dimsum yang Disuka Masyarakat Indonesia, Selain Siu Mai atau Siomay

Kawasan pariwisata terpadu Bakauheni Harbour City ini dibuka sejak April 2023.

Selama tahun 2023 antusiasme masyarakat khususnya pengunjung Krakatau Park mencapai 88.469 orang dan pengunjung Siger Park mencapai 115.694 orang serta lebih dari 44,6 ribu kendaraan.

BHC tak hanya menawarkan fasilitas yang nyaman untuk istirahat, namun juga menyediakan beragam kegiatan yang menarik.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2024, Jumlah Penumpang Pesawat di 20 Bandara AP II Tembus 309.477 Orang

Mulai dari kuliner khas daerah hingga pertunjukkan seni dan budaya lokal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini