Pembangunan Berkelanjutan, Pertamina Gandeng 66 Ribu Pelaku UMKM Perempuan dan Produk Ramah Lingkungan

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Selasa, 23 April 2024 | 15:00 WIB
Pertamina Gandeng 66 Ribu Pelaku UMKM Perempuan dan Produk Ramah Lingkungan (Pertamina)
Pertamina Gandeng 66 Ribu Pelaku UMKM Perempuan dan Produk Ramah Lingkungan (Pertamina)

Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) terus berkomitmen memberdayakan perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus konsisten dalam pengembangan produk ramah lingkungan.

Menyambut Hari Kartini dan Hari Bumi, Pertamina memberikan dukungan terhadap lebih dari 66 ribu UMKM dan usaha ramah lingkungan. 

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, perempuan pelaku bisnis UMKM memiliki kesempatan tumbuh berkembang.

Baca Juga: Hadiri Forum Hannover Messe 2024, Dirut Pertamina Paparkan Bisnis Terintegrasi yang Berkelanjutan

Lewat pemberdayaan perempuan, Pertamina yakin dapat memperkuat kapasitas mereka untuk menjadi agen perubahan.

Tujuannya agar dapat menjaga lingkungan dan mempromosikan gaya hidup yang lebih berkelanjutan. 

“Pemberdayaan perempuan sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung sustainable development goals. Melalui penciptaan produk ramah lingkungan, UMKM menghasilkan produk menarik berkualitas ekspor, sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan mencapai bumi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga: Pertamina Trans Kontinental Tambah Armada untuk Tingkatkan Kapasitas Bisnis Hulu Migas

Rumah BUMN Palangkaraya, salah satu dari 30 Rumah BUMN (RB) Pertamina, aktif menyelenggarakan pelatihan khusus untuk perempuan dalam rangka Hari Kartini.

Hal ini seiring dengan kontribusi besar perempuan pada sektor bisnis Indonesia yang disorot oleh Data BPS 2021.

Perempuan berperan besar dalam sektor bisnis, mencapai 64,5% dari total UMKM di Indonesia, atau sekitar 37 juta UMKM, dengan proyeksi nilai sebesar USD 135 miliar pada tahun 2025.

Baca Juga: Peran Srikandi BUMN Pertamina Grup dalam Peringatan Hari Kartini 2024

Salah satu contoh nyata dari kolaborasi ini terjadi di RB Palangkaraya, dimana Agus Lindriyanto, sebagai fasilitatornya, memberikan fokus pada pengembangan UMKM perempuan non kuliner.

“Dengan berinovasi dan menghasilkan produk kerajinan tangan lokal seperti gelang anyaman rotan dan bros hijab, mereka tidak hanya mengambil manfaat dari kearifan lokal, tetapi juga menjaga tradisi dan memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan,” ungkapnya dengan antusias. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini