Menurut Hexana, IFG mengapresiasi pelaksanaan kegiatan forum edukasi keterbukaan informasi publik.
Baca Juga: Gandeng KPPU, IFG Perkuat Kepatuhan Persaingan Usaha
“Hal ini sejalan dengan arahan dari Kementerian BUMN, dimana IFG sebagai badan publik perlu menyelenggarakan pengelolaan perusahaan secara transparan dan governance sebagai pentuk pertanggungjawaban dan layanan kepada publik,” tegas Hexana.
Sementara itu, Samrohtunnajah mengatakan, komitmen keterbukaan informasi atau transparansi produk merupakan upaya untuk memberikan kepastian dan menjaga kepercayaan publik dan segenap nasabah.
Diungkapkannya, akses informasi yang terbuka untuk publik menjadi salah satu prasyarat penting bagi Badan Publik guna mewujudkan cita-cita dalam penyelenggaraan negara dan tata kelola Pemerintahan yang baik (good governance).
Baca Juga: Arahan Langsung dari Kementerian BUMN, IFG Umumkan Perubahan di Jajaran Dewan Direksi Askrindo
“Ini dapat mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia sekaligus memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” kata dia.***
Artikel Terkait
IFG dan 8 BUMN Pendiri Dana Pensiun Kerja Sama Kelola Investasi
Hasil Survey IFG: Gen Z Beri Harapan Baru di Industri Asuransi Dalam Negeri
IFG Dorong Akselerasi Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Asuransi dan Dana Pensiun
IFG Berikan Sosialisasi Terkait Peran Strategis Holding
Tingkatkan Implementasi AKHLAK, IFG Siapkan Relawan Terjun ke Desa dalam Program Kindness to Progress 2023