”Kami berharap dengan hadirnya akses kelistrikan di wilayah 3T bisa mendukung aktivitas dan produktivitas masyarakat sehingga meningkatkan kesejahteraan di Indonesia,” lanjut Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau & Kepulauan Riau (UIDRKR), Parulian Noviandri ikut menambahkan, guna menghadirkan akses kelistrikan di wilayah tersebut pihaknya membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 11 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah 11 kms dan trafo distribusi sebanyak 2 unit dengan kapasitas masing-masing 100 kiloVolt Ampere (kVA).
Baca Juga: Masyarakat, PLN Group Borong Penghargaan CSR Awards 2024 Kementerian Desa PDTT
Meski wilayah tersebut berlokasi cukup terpencil atau berjarak sekitar 236 Km dari Kota Pekanbaru dan 100 Km dari Kota Rengat yang merupakan Ibu Kota dari Kabupaten Indragiri hulu, tak menyulutkan semangat insan PLN guna menghadirkan akses kelistrikan bagi saudara-saudara di wilayah 3T.
”Kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang masih sangat terbatas menyebabkan kesulitan mobilisasi material.
“Namun segala kesulitan tersebut tak membuat kami menyerah dan kami terus berusaha untuk melistriki semua pelosok negeri dengan sumber daya yang dimiliki agar rasio elektrifikasi bisa mencapai 100%, sehingga masyarakat di dusun-dusun terpencil dapat menikmati listrik,” tutup Parulian.***
Artikel Terkait
PLN Operasikan Transmisi Baru SUTET 275 KV dan 2 GITET Muara Enim-Gumawang, TKDN Capai 90 Persen
Penghargaan Listrik Indonesia 2024: PLN EPI Dinobatkan Sebagai The Most Favorite Company in Primary Energy Supply
Rayakan Hari Bumi 2024, PLN dan WRI Indonesia Lanjutkan Kolaborasi Strategis untuk Hadirkan Produk Hijau
PLN dan Ditjen Gatrik Jalin Kerjasama Kendalikan Perubahan Iklim di Subsektor Pembangkit Listrik
PLN EPI Berkomitmen Terapkan Sistem Manajemen Kepatuhan dan Anti Penyuapan