”Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa serta seluruh masyarakat Desa Sebotok atas dukungannya, sehingga listrik 24 jam ini bisa kita hadirkan bersama."
"Saya berharap hadirnya listrik ini dapat menjadi katalisator perekonomian, pendidikan, dan sosial masyarakat sehingga bisa lebih mapan dan sejahtera,” sambung Darmawan.
Baca Juga: Tempat Ngopi Sekalian Healing di Pasuruan, Resto The Olive Branch Hadir dengan Konsep Rustic Market
Selain itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Sudjarwo manyampaikan dalam menghadirkan akses listrik 24 jam di desa terakhir ini pihaknya menambah 0,95 kilometer sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Rendah (JTM), 2 Gardu Distribusi dengan total kapasitas 200 kVa serta menambah petugas teknik.
PLN tidak saja memberikan pelayanan listrik 24 jam secara penuh di seluruh desa di provinsi NTB, tapi juga menghadirkan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) pertama di Pulau Moyo.
Infrastruktur SPLU ini akan memudahkan akses listrik bagi pemerintah desa maupun masyarakat dalam meningkatkan produktivitasnya.
Baca Juga: Kementerian BUMN Siapkan Aturan Libur Tiga Hari Seminggu untuk Kesejahteraan Karyawan
“Hari ini kami hadirkan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) pertama di Pulau Moyo, semoga bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi Desa Sebotok menjadi jauh lebih berkembang untuk memberikan listrik bagi kebetuhan umum,” tutup Sudjarwo.***
Artikel Terkait
PLN dan Ditjen Gatrik Jalin Kerjasama Kendalikan Perubahan Iklim di Subsektor Pembangkit Listrik
PLN Sukses Realisasikan PMN, Nyalakan 24 Jam Listrik di Wilayah 3T Riau
Jakarta Electric PLN Siap Kunci Kemenangan di Pekan Ketiga Proliga 2024 Seri Palembang
Upaya PLN Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Disambut Antusias Berbagai Pihak
PLN EPI Menginisiasi Program Budidaya Ternak Kambing Perah di Gunung Kidul untuk Mendorong Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat