Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Tunjukkan Kinerja Positif Pasca Implementasi PTOS-M

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 23 Mei 2024 | 16:30 WIB
Lakukan transformasi di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang dengan implementasi TOS-M, Pelindo terus tingkatkan pelayanan pengguna jasa di pelabuhan. (Dok. Pelindo)
Lakukan transformasi di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang dengan implementasi TOS-M, Pelindo terus tingkatkan pelayanan pengguna jasa di pelabuhan. (Dok. Pelindo)

Kabar BUMN – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa di pelabuhan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan transformasi di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Transformasi ini membuahkan hasil positif, seperti yang terlihat dari kinerja pelabuhan yang semakin baik.

Salah satu kunci utama transformasi Pelabuhan Tanjung Emas adalah implementasi Sistem Pengelolaan Terminal Operasional Maritim (PTOS-M).

Baca Juga: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Bersama Surveyor Indonesia Persiapkan Dasbor Nasional Data dan Informasi Komoditi Berkelanjutan

PTOS-M merupakan sistem digital yang mengintegrasikan seluruh proses operasional pelabuhan, mulai dari kedatangan kapal, bongkar muat barang, hingga pengeluaran barang.

Branch Manager Tanjung Emas Hadianto menerangkan, SPMT terus melakukan proses transformasi dan standarisasi operasional dan komersial di seluruh pelabuhan dengan mengacu pada 6 pilar.

Enam pilar tersebut yakni, Proses, SDM, Teknologi, Peralatan, Infrastruktur & HSSE, salah satunya ditunjukkan oleh Terminal Jamrud melalui implementasi sistem operasi Pelabuhan nonpetikemas terintegrasi yang disebut PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose).

Baca Juga: 20 Contoh Ucapan Selamat Hari Raya Waisak untuk Caption di Media Sosial

Implementasi PTOS-M secara progresif tampak pada capaian kinerjanya selama kuartal pertama 2024 dibandingkan sebelum melakukan transformasi pada 2023.

PTOS-M menjadi bagian dari proses transformasi dan standarisasi yang juga berdampak pada peningkatan produktivitas Ton/Ship/Day (T/S/D) serta penurunan port stay dan cargo stay yang signifikan.

"Branch Tanjung Emas mencatat pada kuartal I 2024 terjadi peningkatan produktivitas bongkar muat General Cargo dari sebelumnya 2.098,22 T/S/D pada Kuartal I 2023 naik 23,49% menjadi 2.591,10 T/S/D secara year on year (yoy) pada Kuartal I 2024," terang Hadianto.

Baca Juga: 20 Contoh Ucapan Selamat Hari Raya Waisak untuk Caption di Media Sosial

"Hal yang sama juga tercatat pada produktivitas Curah Kering yang meningkat 24,91% dari 2.480,03 T/S/D menjadi 3.097,77 T/S/D dan peningkatan paling tinggi dicatat oleh bongkat muat Curah Cair yang meningkat 67,06% dari T/S/D 1.363,62 T/S/D menjadi 2.278,06 T/S/D pada periode yang sama," tuturnya.

Selain itu, dari sisi arus tercatat peningkatan throughput internasional sebesar 31,0% pada periode yang sama, dari 221.722 ton pada kuartal I 2023 menjadi 290.467 ton pada kuartal I 2024.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini