Terminal Penumpang Tanjung Emas juga mencatatkan peningkatan arus penumpang sebesar 43,9%, dari 64.448 penumpang di kuartal I 2023 menjadi 92.752 penumpang di kuartal I 2024.
Baca Juga: Menganyam Masa Depan, Bank Mandiri Gelar Program Mandiri Sahabat Desa di Morowali
Hasil transformasi dibuktikan dengan berkurangnya durasi Port Stay kapal di pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Hal ini ditunjukkan dengan turunnya angka Port Stay kapal kegiatan Bongkar Muat kemasan curah cair hingga mencapai 31,6%, dari rata-rata portstay 47,4 jam pada periode Agustus-November 2023 menjadi rata-rata 33 jam pada periode Desember 2023 - April 2024.
Pelabuhan Tanjung Emas merupakan area terminal kargo umum, curah, dan penumpang yang berada di kota Semarang, dan memegang peran penting sebagai jalur logistik utama ke Provinsi Jawa Tengah.
Baca Juga: WWF 2024: Pertamina Group Lakukan Aksi Nyata Dukung Keberlanjutan Air Bersih
Sekitar 40% energi gas ke Jawa Tengah serta ketersediaan CPO juga disuplai dari Tanjung Emas. Tak hanya itu, Pelabuhan Tanjung Emas juga menjadi pintu gerbang kunjungan kapal pesiar / cruise ke Jawa Tengah.
Hingga April 2024, SPMT Branch Tanjung Emas melayani kunjungan kapal pesiar sebanyak 13 kapal yang berangkat dari berbagai pelabuhan asal menuju ke Tanjung Emas dengan membawa 10.392 wisatawan mancanegara.***
Artikel Terkait
Pelindo Jasa Maritim Wujudkan K3 di Pelabuhan, Libatkan Langsung Para Pengguna Jasa
Pelindo Multi Terminal Lakukan Transformasi Pelabuhan Nonpetikemas dan Kembangkan SDM
Komitmen Pelindo Rampungkan Bali Maritim Tourism Hub: Gerbang Baru Ekonomi dan Pariwisata Bali
Dukung Pariwisata Bali, Pelindo Sambut Baik Kemudahan Operasional Kapal Cruise dan Yacht di Indonesia
Implementasikan PTOS-M, Pelindo Multi Terminal Branch Jamrud Nilam Mirah Catat Kinerja Positif