Kabar BUMN – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa di pelabuhan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan transformasi di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Transformasi ini membuahkan hasil positif, seperti yang terlihat dari kinerja pelabuhan yang semakin baik.
Salah satu kunci utama transformasi Pelabuhan Tanjung Emas adalah implementasi Sistem Pengelolaan Terminal Operasional Maritim (PTOS-M).
PTOS-M merupakan sistem digital yang mengintegrasikan seluruh proses operasional pelabuhan, mulai dari kedatangan kapal, bongkar muat barang, hingga pengeluaran barang.
Branch Manager Tanjung Emas Hadianto menerangkan, SPMT terus melakukan proses transformasi dan standarisasi operasional dan komersial di seluruh pelabuhan dengan mengacu pada 6 pilar.
Enam pilar tersebut yakni, Proses, SDM, Teknologi, Peralatan, Infrastruktur & HSSE, salah satunya ditunjukkan oleh Terminal Jamrud melalui implementasi sistem operasi Pelabuhan nonpetikemas terintegrasi yang disebut PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose).
Baca Juga: 20 Contoh Ucapan Selamat Hari Raya Waisak untuk Caption di Media Sosial
Implementasi PTOS-M secara progresif tampak pada capaian kinerjanya selama kuartal pertama 2024 dibandingkan sebelum melakukan transformasi pada 2023.
PTOS-M menjadi bagian dari proses transformasi dan standarisasi yang juga berdampak pada peningkatan produktivitas Ton/Ship/Day (T/S/D) serta penurunan port stay dan cargo stay yang signifikan.
"Branch Tanjung Emas mencatat pada kuartal I 2024 terjadi peningkatan produktivitas bongkar muat General Cargo dari sebelumnya 2.098,22 T/S/D pada Kuartal I 2023 naik 23,49% menjadi 2.591,10 T/S/D secara year on year (yoy) pada Kuartal I 2024," terang Hadianto.
Baca Juga: 20 Contoh Ucapan Selamat Hari Raya Waisak untuk Caption di Media Sosial
"Hal yang sama juga tercatat pada produktivitas Curah Kering yang meningkat 24,91% dari 2.480,03 T/S/D menjadi 3.097,77 T/S/D dan peningkatan paling tinggi dicatat oleh bongkat muat Curah Cair yang meningkat 67,06% dari T/S/D 1.363,62 T/S/D menjadi 2.278,06 T/S/D pada periode yang sama," tuturnya.
Selain itu, dari sisi arus tercatat peningkatan throughput internasional sebesar 31,0% pada periode yang sama, dari 221.722 ton pada kuartal I 2023 menjadi 290.467 ton pada kuartal I 2024.
Artikel Terkait
Pelindo Jasa Maritim Wujudkan K3 di Pelabuhan, Libatkan Langsung Para Pengguna Jasa
Pelindo Multi Terminal Lakukan Transformasi Pelabuhan Nonpetikemas dan Kembangkan SDM
Komitmen Pelindo Rampungkan Bali Maritim Tourism Hub: Gerbang Baru Ekonomi dan Pariwisata Bali
Dukung Pariwisata Bali, Pelindo Sambut Baik Kemudahan Operasional Kapal Cruise dan Yacht di Indonesia
Implementasikan PTOS-M, Pelindo Multi Terminal Branch Jamrud Nilam Mirah Catat Kinerja Positif