"Dengan kualitas produk SF-05, kami berkeyakinan KPI dapat menjadi salah satu rantai suplai yang penting dalam mendukung kegiatan hulu migas di Indonesia," tandas Hermansyah.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan Pertamina mendorong inovasi-inovasi baru khususnya dari Refinery Unit (RU) dalam rangka diferensiasi produk dan mengejar peluang pendapatan penunjang bisnis.
"Inovasi produk menjadi kunci penting dalam pengembangan bisnis Pertamina di masa depan," ujar Fadjar.
PT Kilang Pertamina Internasional merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang menjalankan bisnis utama pengolahan minyak dan petrokimia sesuai dengan prinsip ESG (Environmental, Social & Governance).
KPI juga telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) dan berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi operasional sebagai bagian dari penerapan aspek ESG.
Baca Juga: Kelola Limbah Jadi Rupiah, Program TJSL KPI Didapuk Penghargaan Internasional
KPI akan terus menjalankan bisnisnya secara profesional untuk mewujudkan visinya menjadi Perusahaan Kilang Minyak dan Petrokimia berkelas dunia yang berwawasan lingkungan, bertanggung jawab sosial serta memiliki tata Kelola perusahaan yang baik.***
Artikel Terkait
Capai Kinerja Positif Tahun 2023, KPI Optimis Tingkatkan Kinerja 2024
Kunjungi Semua Kilang, Direksi KPI Pastikan Operasional selama RAFI Tetap Optimal
Perkuat Posisi KPI di Industri Petrokimia, Kilang Balikpapan Bersiap Produksi Propylene
Dukungan KPI untuk Pendidikan Indonesia, Wujudkan Merdeka Belajar di Timur Indonesia
Puluhan Tahun Terkungkung Kegelapan, KPI Sulap Sumber Daya Air dan Sinar Matahari untuk Bangkitkan Listrik di Sumsel