Sementara itu, ASDP terus memacu layanan digitalisasi dengan meresmikan resevasi tiket kapal ferry online di Pelabuhan Bajoe dan Kolaka mulai Senin (3/6).
Baca Juga: Kembali Beroperasi, Ini Jadwal Operasional JR Connexion DAMRI Mulai 3 Juni 2024
Shelvy mengungkapkan, ASDP terus mengakselerasi digitalisasi tiket penyeberangan dan menargetkan seluruh pelabuhan di lingkungan kerja ASDP dapat menerapkan sistem e-ticketing.
"Saat ini kita mulai fokus pada digitalisasi pelabuhan di luar Jawa. Harapan kita e-ticketing ini dapat mendukung kelancaran mobilisasi masyarakat dan penyebaran logistik di tiap daerah hingga mencapai daerah 3T.
"Meskipun begitu beberapa daerah masih membutuhkan pengkajian lebih lanjut dalam memberikan kemudahan masyarakat untuk mengakses website ataupun aplikasi Ferizy ini," jelasnya.
Keterhubungan setiap wilayah, lanjutnya, akan mempengaruhi kehidupan masyarakat setempat khususnya untuk wilayah-wilayah yang dipisahkan oleh sungai, selat, dan teluk.
Dengan hadirnya sistem transportasi penyeberangan laut yang andal tentu akan sangat mendukung keterhubungan wilayah serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di daerah.
Pelabuhan Bajoe dan Kolaka di Sulawesi Selatan berperan penting menghubungkan wilayah, serta dapat mempersingkat mata rantai perjalanan barang dan masyarakat melalui jalur transportasi penyeberangan laut.***
Artikel Terkait
Mulai Berlaku Awal Agustus 2023, ASDP Umumkan Penyesuaian Tarif di 29 Penyebrangan
Dalam Rangka Hari Pelanggan Nasional 2023, ASDP Terus Benahi Pelayanan Penyebrangan Merak-Bakauheni
Punya Potensi Bagus, ASDP Terus Tingkatkan Layanan Penyebrangan di Banda Aceh
Hadapi Angkutan Lebaran, ASDP Pastikan Kesiapan Sarana dan Prasana Penyebrangan di 8 Lintasan Pantauan Nasional
Selama Periode Long Weekend, ASDP Layani 125.950 Unit Kendaraan di Dua Lintasan Penyebrangan Utama