Petani Rempah di Danau Toba Naik Kelas Berkat KUR BRI, Raih Omzet Sekitar Rp20 Juta Setiap Bulan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 11 Juni 2024 | 14:30 WIB
Produk UMKM CV Andaliman Mangintir milik Marandus Sirait. (DOK.PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk)
Produk UMKM CV Andaliman Mangintir milik Marandus Sirait. (DOK.PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk)

Peristiwa tersebut yang menjadi titik awal kerja sama antara usahanya dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Baca Juga: Antusiasme Tinggi, Lebih dari 4.000 Tiket Flash Sale dan Early Bird Sold Out dalam Sehari Pendaftaran Digiland Run

Ketika masa sulit, BRI hadir membantu memberi modal usaha dan kebutuhan untuk produksi seperti angkong, alat pelindung diri (APD), serta bibit andaliman.

Demi mengangkat kembali citra Andaliman yang terbenam saat masa pandemi, BRI pun mengajak kerja sama pengusaha andaliman untuk ikut dalam program Beli Kreatif Danau Toba 2021.

Selepas itu, BRI juga terus mengajak pengusaha andaliman untuk membuka stan jualan di ragam acara mereka di berbagai daerah agar produk andaliman semakin meluas namanya.

Baca Juga: PT Pupuk Indonesia Buka Lowongan Magang Bersertifikat Resmi Kementerian BUMN, Ada 4 Posisi untuk Berbagai Jurusan

“BRI sangat membantu masyarakat. Karena usaha tanpa ada modal, ya repot juga apalagi di masa krisis seperti dahulu. Kami sangat tertolong banyak dalam usaha UMKM ini. Prosesnya juga tidak ribet,” sebutnya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan bahwa BRI bersama pemerintah memiliki komitmen untuk mendorong para nasabah KUR naik kelas.

Ia mengungkapkan mayoritas KUR BRI disalurkan kepada sektor produksi, dengan proporsi mencapai 55,95%.

Baca Juga: Bappenas dan Pertamina Kolaborasi dalam Kebijakan Energi Berkelanjutan

“Secara umum, strategi bisnis mikro BRI di tahun 2024 akan fokus pada pemberdayaan berada di depan pembiayaan. BRI sebagai bank yang berkomitmen kepada UMKM telah memiliki kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar, integrasi, hingga interkoneksi," kata Supari.

BRI optimistis dapat memenuhi penyaluran KUR untuk tahun ini senilai Rp165 triliun pada bulan September 2024. Hal tersebut dapat tercapai dengan adanya percepatan graduasi atau upaya untuk membuat nasabah eksisting naik kelas.

Di sisi lain, penyaluran KUR juga didorong dengan perluasan jangkauan penerima baru.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini