Di tahun 2023, KPI meneguhkan komitmennya untuk menjadi leading dan pioneer dalam pengembangan drop in renewable fuel khususnya Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau Bioavtur yang menjadi jawaban untuk dekarbonisasi industri penerbangan sipil dan telah memenuhi persyaratan aspek safety yang ketat.
"Inovasi SAF merupakan upaya KPI dalam menjawab tantangan bisnis dan kebutuhan pasar terkait bahan bakar terbarukan dan rendah emisi di industri penerbangan sipil sekaligus mendukung komitmen Pemerintah dalam capaian target Net Zero Emission (NZE)," kata Taufik.
Selain itu, KPI terus berinovasi dalam mengembangkan produk ramah lingkungan.
Upaya ini mencakup pengembangan dan produksi bahan bakar ramah lingkungan seperti Pertamina RD, yang tetap menjadi fokus meskipun dalam kondisi pasar yang menantang.
Baca Juga: Perkuat Bisnis Lumpur Pengeboran, Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai Produksi SF 05
"KPI juga terus menunjukkan komitmen kami terhadap produksi energi bersih melalui produk seperti HVO, LSFO V 1250, Musicool, dan Biosolar 30 (B30), yang semuanya menunjukkan dedikasi PT KPI terhadap inisiatif dekarbonisasi dan keberlanjutan," kata Taufik.
Dengan kondisi prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil tahun 2024, KPI kata Taufik akan mengoptimalisasi aset yang dimiliki untuk berinovasi dan kelincahan operasional dalam pengelolaan bisnis end-to-end mulai dari pemilihan crude sampai pada pengoperasian kilang dan penyaluran produk.
"Tahun ini, KPI mengerahkan upaya untuk mampu memenuhi target yang dibebankan dan sekaligus membukukan profitabilitas," kata Taufik.
Optimisme Direksi KPI mendapatkan dukungan penuh dari Pemegang Saham PT Pertamina (Persero).
Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badruddin mengingatkan agar Direksi KPI fokus pada rencana pengembangan bisnis pada tahun 2024 serta Rencana Jangka Panjang Perusahaan yang telah disusun.
Dia juga mengingatkan konsistensi penerapan aspek-aspek HSSE dalam seluruh operasional dan proyek KPI.
Baca Juga: 97 Jamaah Calon Haji dari Kilang Pertamina Cilacap Dilepas dengan Tasyakur dan Pembekalan
Terkait dengan investasi, KPI diminta untuk tetap menjaga pelaksanaan proyek agar sesuai dengan mutu, tata waktu, biaya dan sesuai regulasi yang berlaku.
Artikel Terkait
Perkuat Bisnis Lumpur Pengeboran, Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai Produksi SF 05
Dorong Pemberdayaan Warga Binaan Lapas, Kilang Pertamina Unit Balongan Laksanakan Program Bermanfaat Ekonomi
Ngokang Dilarang, Kilang Pertamina Unit Dumai Membuka Jalan Nelayan Tanjung Palas Beralih Profesi
Aksi Cepat Tanggap Bencana Sumbar, Kilang Pertamina Dumai Salurkan Bantuan
Kilang Pertamina Internasional Raih Sertifikasi AEO untuk Keamanan Rantai Pasok