Dirut Pertamina Ajak Pemred Media Massa Kunjungi Desa Keliki, Bukti Nyata Komitmen Kembangkan DEB

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 23 Juni 2024 | 14:00 WIB
PT Pertamina tunjukkan komitmen mengembangkan program DEB melalui kunjungan bersama 33 Pemred media massa ke Desa Keliki, Ubud, Gianyar Bali. (Dok. Pertamina)
PT Pertamina tunjukkan komitmen mengembangkan program DEB melalui kunjungan bersama 33 Pemred media massa ke Desa Keliki, Ubud, Gianyar Bali. (Dok. Pertamina)

VP CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman mengatakan DEB Keliki merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan Pertamina untuk mendukung perannya dalam memimpin transisi energi dan mencapai target NZE tahun 2060.

PT Pertamina tunjukkan komitmen mengembangkan program DEB melalui kunjungan bersama 33 Pemred media massa ke Desa Keliki, Ubud, Gianyar Bali. (Dok. Pertamina)

"Pertamina bersama masyarakat dan local hero membangun 7 pompa air untuk pengairan dengan basis tenaga surya," ujar Fajriyah.

Dalam pengelolaannya, imbuh Fajriyah, Pertamina memberikan kepercayaan kepada Badan Usaha Desa (BumDes) Desa Keliki.

Baca Juga: Pertamina Investor Day 2024, Direktur Keuangan Elnusa: Guna Mengoptimalkan Pertumbuhan Berkelanjutan, Perusahaan Perlu Berkolaborasi

Hingga saat ini, EBT di Desa Keliki memberikan manfaat kepada 1.200 Kepala Keluarga.

Lebih lanjut Fajriyah menambahkan agar program ini terus berlanjut dan bisa berdikari secara ekonomi dan energi, bisnis digital marketing menjadi fokus kegiatan.

Hal ini dilakukan dengan menjaring 25 orang pemuda yang menghasilkan 15 UMKM melalui Kerjasama pemuda desa dengan produk kemasan hingga pupuk kompos.

 

Program terus dikembangkan agar dapat berdampak lebih besar, melalui edukasi kepada anak-anak PAUD, TK dan SD di sekitar Keliki, terkait dampak sampah pada ekosistem, pengolahan sampah dan pemanfaatan energi bersih.

Ketua BUMDes Yowana Bakti Keliki I Wayan Sumada menyampaikan apresiasi kepada Pertamina yang telah mengubah Keliki menjadi desa energi berdikari.

"Pertamina telah mendarah daging di Desa Keliki. Di sawah ada Pertamina di sekolah ada Pertamina, di pengolahan sampah ada Pertamina. Jadi di mana-mana ada Pertamina," ujar I Wayan Sumada.

Baca Juga: Sukses! Jakarta Electric PLN Segel Tiket Final Four Proliga 2024 Setelah Tumbangkan Gresik Petrokimia 3-0

Sejak adanya pompa air yang menggunakan energi matahari dan pupuk kompos dari pengolahan sampah untuk sawah, hasil panen padi organic di desa Keliki bertambah dari 5 ton hingga 8 ton per hektar dalam satu kali panen atau diatas rata-rata sawah pada umumnya yaitu 7 ton per hektar tambah Sumada.

Manfaat lain di bidang lingkungan, pelatihan bagi 30 ibu rumah tangga untuk produksi eco-enzym, salah satu katalisator untuk mempercepat proses pembentukan pupuk kompos sehingga berdampak penghematan biaya pupuk sebesar Rp 4,3 juta per siklus.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan bahwa Pertamina telah mengembangkan DEB di 85 titik di seluruh Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini