InJourney Berhasil Catat Laba Sebesar Rp1,1 Triuliun pada Tahun 2023, EBITDA Tumbuh 73 Persen

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 25 Juni 2024 | 16:00 WIB
InJourney berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,101 triliun pada tahun 2023.
InJourney berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,101 triliun pada tahun 2023.

Kabar BUMN – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,101 triliun pada tahun 2023.

InJourney mampu membukukan lonjakan laba hingga 211%, dibandingkan tahun 2022 yang mencetak rugi hingga Rp 993 miliar.

Sementara EBITDA yang berhasil dibukukan InJourney mencapai Rp 8,828 triliun, dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp5,101 triliun atau berarti tumbuh hingga 73%.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Memesona di Bangkalan, Hanya Satu Jam dari Surabaya Bisa Menemukan Tempat Wisata yang Unik

InJourney berhasil membukukan kinerja yang cemerlang seiring semakin pulihnya industri pariwisata dan aviasi di Indonesia.

Sepanjang tahun 2023, InJourney berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 23,347 triliun, atau meningkat hingga 47% dibandingkan pendapatan usaha di tahun 2022 yang mencapai Rp15,855 triliun.

Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria mengungkapkan, “Di tengah perekonomian yang menghadapi berbagai tantangan, InJourney mampu membalikkan keadaan dengan capaian laba bersih hingga Rp1,101 triliun."

Baca Juga: HK Realtindo Kolaborasi dengan Voltron, Sediakan Charging Station Kendaraan Listrik di Lingkungan HK Group

Kinerja tersebut, lanjut dia, merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh karyawan dan manajemen InJourney Group serta dukungan penuh para stakeholder baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Kinerja positif InJourney ini sejalan dengan semakin pulihnya industri pariwisata di Indonesia,” tambahnya.

Tingkat kesehatan InJourney pada tahun 2023 ada di kategori AAA atau Sangat Sehat, berdasarkan penilaian dari Pefindo.

Baca Juga: Cerita Neneng, Penjual Kue dan Baju di Pasar Rebo Kini Bisa Menopang Perekonomian Keluarga Berkat Holding Ultra Mikro BRI

Rasio-rasio keuangan InJourney juga mengalami perbaikan.

BOPO (Belanja Operasional terhadap Biaya Operasional) turun hingga 16% yang menunjukkan semakin efisiennya perusahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini