Di sisi lain, pendamping disabilitas sekaligus pendiri Teras Inklusi, Faizah mengapresiasi inisiasi Hutama Karya atas dukungannya kepada KINNI Store yang tidak hanya membantu meningkatkan nilai produksi dan pemasaran produk, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemberdayaan teman-teman disabilitas di Kabupaten Banjar.
“Terima kasih kepada Hutama Karya atas komitmennya dalam mendukung pengrajin lokal seperti KINNI Store untuk terus memajukan usahanya, sehingga teman-teman yang memiliki keterbatasan seperti ini bisa mendapat kesempatan untuk berkarya serta bekerja sebagai pengrajin,” ujar Faizah.
Kain Sasirangan hasil produksi KINNI Store terbuat dari bahan katun berkualitas tinggi yang dijual secara daring dan luring dengan kisaran harga mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 1 juta per kain, tergantung pada motif dan ukuran.
Kain Sasirangan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pakaian sehari-hari, pakaian formal, hingga dekorasi rumah seperti taplak meja serta hiasan dinding.
Program bantuan UMK Hutama Karya ini sejalan dengan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 8, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Hutama Karya Kerjakan Dua Junction Di Jalan Tol Trans Sumatera, Target Rampung Tahun Depan
Idul Adha 1445 H, Hutama Karya Group Salurkan 196 Hewan Kurban Berkualitas
Cuti Bersama Idul Adha, Hutama Karya Catat Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 23%
Hutama Karya Tempati Posisi ke-183 dan Teratas di Kategori BUMN Infrastruktur di Indonesia Versi Fortune Southeast Asia 500
Jalan Tol yang Dikelola Semakin Panjang, Hutama Karya Prioritaskan Edukasi Keselamatan Berkendaran dengan Kampanye SETUJU