Metode box crossing dengan treatment khusus yang melintasi pipa gas alam adalah metode pertama yang dilakukan dari seluruh Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Baca Juga: 6 Biji Kopi Terbaik di Dunia, 2 di Antaranya Berasal dari Indonesia. Sudah Bisa Tebak?
Selain itu, HKI juga melakukan penanganan terhadap beberapa spot tanah lunak dengan prefabricated vertical drain (PVD), prefabricated horizontal drain (PHD), pile embankment, preloading, serta penggunaan pile slab.
“Dalam membangun JTTS, HKI berkomitmen memberikan hasil terbaik dengan tantangan yang tidak mudah.
"Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pembangunan segmen Tanjung Pura – Pangkalan Brandan ini bisa segera kami selesaikan dengan baik,” tutup Aditya.
Baca Juga: Hotel dan Resort Terbaik di Banyuwangi yang Memberikan Pengalaman Menginap Tak Terlupakan
Hingga saat ini, HKI masih mengerjakan sejumlah proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) lainnya seperti Jalan Tol Padang – Sicincin, Junction Palembang-Indralaya, Jalan Tol Lingkar Pekanbaru, serta Jalan Tol Betung – Jambi Seksi 4.
HKI juga mengerjakan proyek Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area Jalan Tol Pekanbaru Dumai dan TIP Jalan Tol Bengkulu – Taba Penanjung.
Untuk proyek non JTTS, HKI kini tengah mengerjakan proyek SMO Construction Services di PHR Riau, Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket II, dan Jalan Tol Cikampek Selatan Paket 2A.***
Artikel Terkait
Tanggap Darurat Bencana Banjir Padang, HKI Jalankan Amanah Percepat Penanganan Jalan Terdampak
Progres Signifikan, Tiga Rest Area di Trans Sumatera Garapan HKI Segera Dapat Digunakan
HKI Wakili Indonesia di Konferensi Green Building 2024, Paparkan Inovasi Konstruksi Berkelanjutan
Cuti Bersama Idul Adha, Hutama Karya Catat Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 23%
Hutama Karya Tempati Posisi ke-183 dan Teratas di Kategori BUMN Infrastruktur di Indonesia Versi Fortune Southeast Asia 500