Pengelolaan Risiko ESG Kuat, Rating Sustainalytics BRI Terus Membaik

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 7 Juli 2024 | 13:30 WIB
Manajemen Risiko ESG yang kuat membuat BRI sukses menurunkan skor ESG Risk Rating dari risiko tinggi di 2020 menjadi risiko rendah. (Dok. BRI)
Manajemen Risiko ESG yang kuat membuat BRI sukses menurunkan skor ESG Risk Rating dari risiko tinggi di 2020 menjadi risiko rendah. (Dok. BRI)

Kabar BUMN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah menyelesaikan annual review bersama dengan Morningstar Sustainalytics.

Hasilnya, BRI secara konsisten berhasil menurunkan skor ESG Risk Rating-nya, dari mulai high risk pada tahun 2020, hingga berpredikat Low Risk dalam 2 tahun terakhir dengan skor pada penilaian terakhir yakni 17,8.

Dalam setiap penilaiannya, setelah melakukan analisis menyeluruh, Sustainalytics akan memberikan ESG Risk Score kepada perusahaan yang dinilai.

Baca Juga: WIKA Salurkan Beasiswa Pendidikan Kepada 301 Anak Berprestasi

Sustainalytics akan mengelompokkannya ke dalam beberapa kategori, yaitu negligible risk (skor 0-10), low risk (skor 10-20), medium risk (skor 20-30), high risk (skor 30-40) and severe risk (skor di atas 40).

Dengan demikian, semakin rendah ESG Risk Score, semakin rendah risiko perusahaan terhadap dampak inansial material yang didorong oleh faktor ESG.

Predikat Low Risk yang diberikan Sustainalytics merupakan sebuah pengakuan sebuah lembaga rating berskala internasional terhadap komitmen BRI atas implementasi Keberlanjutan dalam perusahaan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Kota di Indonesia yang Aman untuk Solo Traveling Traveler Perempuan Pemula

Sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, BRI memiliki jutaan database nasabah, baik simpanan maupun pinjaman. Ini menyebabkan BRI terpapar risiko data privacy breach dan cyber security system.

Dalam asesmennya, Sustainalytics menilai BRI memiliki strong management dalam pengelolaan isu cyber security system, sehingga turut mengatrol predikat BRI di ESG Risk Rating.

Selain berfokus pada asesmen terhadap tata kelola BRI, Sustainalytics juga memberikan apresiasi terhadap upaya BRI untuk meningkatkan inklusi keuangan. Hingga tahun 2023, BRI telah berkontribusi atas 65% pencapaian inklusi keuangan di Indonesia.

Baca Juga: PT Jamkrindo Sambut Kunjungan CGCC dari Kamboja, Jadi Momentum Pertukaran Pengetahuan dan Kolaborasi

Ini sejalan dengan corporate purpose BRI untuk menjadi “The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Finansial Inclusion”.

Melengkapi ketiga aspek ESG, asesmen ESG Risk Rating juga dilakukan atas aspek Lingkungan, termasuk bagaimana BRI menyikapi risiko iklim yang berpotensi memberi dampak pada kegiatan bisnis dan operasional perusahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini