Pengelolaan Risiko ESG Kuat, Rating Sustainalytics BRI Terus Membaik

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 7 Juli 2024 | 13:30 WIB
Manajemen Risiko ESG yang kuat membuat BRI sukses menurunkan skor ESG Risk Rating dari risiko tinggi di 2020 menjadi risiko rendah. (Dok. BRI)
Manajemen Risiko ESG yang kuat membuat BRI sukses menurunkan skor ESG Risk Rating dari risiko tinggi di 2020 menjadi risiko rendah. (Dok. BRI)

Sebagai lembaga jasa keuangan, BRI memegang peranan dalam berkontribusi atas investasi dan pembiayaan ke proyek-proyek yang ramah lingkungan.

Baca Juga: TJSL Kolaborasi Subholding PLN Grup Meningkatkan Kapasitas Ekonomi Digital UMK di Gunungkidul

Saat ini, BRI telah menetapkan Net Zero Emission Targets yang mencakup Scope 1, Scope 2, dan Scope 3 (Financed Emissions).

Tidak hanya membiayai proyek ramah lingkungan, BRI juga melakukan upaya pendanaan (funding) yang dilakukan dengan menerbitkan instrumen-instrumen keuangan berwawasan lingkungan, serta penggunaan kendaraan listrik dan pemasangan solar panel dari sisi operasionalnya.

Manajemen Risiko ESG yang kuat membuat BRI sukses menurunkan skor ESG Risk Rating dari risiko tinggi di 2020 menjadi risiko rendah. (Dok. BRI)

Implementasi keberlanjutan yang dijalankan BRI, selanjutnya akan dituangkan ke dalam Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan setiap tahun sebagai bentuk transparansi perusahaan kepada para pemangku kepentingan, termasuk lembaga ESG rating internasional untuk mendapatkan rating ESG.

Baca Juga: Destinasi-destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi Saat ke Klaten, Dari Umbul hingga Pegunungan

Rating ESG menjadi penting karena merupakan cerminan persepsi dari lembaga rating terhadap implementasi ESG perusahaan. Memiliki rating ESG yang baik akan menguntungkan, serta dapat menjadi competitive advantage bagi perusahaan.

Tidak hanya itu, dalam proses asesmennya, perusahaan pun dapat mengeksplorasi berbagai parameter dan indikator keberlanjutan yang dianggap material dan relevan dengan kegiatan operasional bisnisnya.

Hal ini menjadi bekal dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko ESG, serta menyusun strategi keberlanjutan.

Baca Juga: Masih Tersedia Loker BUMN Khusus Area Bali, Posisi Administrasi Cargo Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kirim Lamaran ke PT GDPS

Direktur Kepatuhan BRI A. Solichin Lutfiyanto mengatakan bahwa kemampuan pengelolaan ESG BRI memiliki arah dan strategi yang jelas sebagai bagian dari value creation untuk seluruh stakeholders.

"Membaiknya skor ESG Risk Rating Sustainalytics menjadi low risk ini mencerminkan bahwa BRI terus berusaha menerapkan prinsip keberlanjutan, dan diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai tata kelola perusahaan bagi BRI, untuk terus diimplementasikan dalam berbagai model bisnis perseroan," ujar Solichin.

BRI meyakini bahwa pelaksanaan tata kelola ESG dapat dilakukan dengan mendapat tone from the top.

Baca Juga: Syarat dan Ketentuan Undi-Undi Hepi Telkomsel Periode Juli 2024, Peraturan yang Harus Dipatuhi Agar Menang Hadiah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini