Upaya Nyata BRI Atasi Masalah Sampah dan Lawan Perubahan Iklim Buahkan Penghargaan Platinum pada BISRA Awards 2024

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 8 Juli 2024 | 16:00 WIB
BRI mendapatkan penghargaan Platinum dalam ajang Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2024. (DOK.BRI)
BRI mendapatkan penghargaan Platinum dalam ajang Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2024. (DOK.BRI)

Sejak digulirkan pada 2021, program BRI Peduli ‘Yok Kita Gas - Gerakan Anti Sampah’ telah dilaksanakan di 41 lokasi di berbagai wilayah di Indonesia yang terdiri dari 6 lokasi di Pasar Tradisional dan 35 lokasi di lingkungan masyarakat.

Baca Juga: Tingkatkan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik, Jasa Marga Gelar Bimbingan Teknis dan Workshop Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024

Catur menambahkan, masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia terutama di wilayah padat pemukiman atau wilayah kota mendapatkan manfaat dari program ini.

Di antaranya wawasan tentang kondisi pengelolaan sampah, sehingga meningkatkan awareness terhadap lingkungan dan mendapatkan keterampilan dalam memilah sampah dari rumah, sehingga mampu mengatasi persoalan sampah dari rumah tangga.

Dalam pelaksanaannya, BRI Peduli Yok Kita Gas diimplementasikan dalam dua bentuk.

Baca Juga: Tidak Perlu Jauh-jauh ke Bali, Warga Klaten Juga Bisa Liburan dengan View Ala Canggu di Candramaya Pool and Resort

Pertama, “Yok Kita Gas – Gerakan Anti Sampah” melalui Pasar Tradisional dan kedua “Yok Kita Gas – Gerakan Anti Sampah” Stand Alone Location dimana penyaluran program di lokasi Bank Sampah atau Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang telah dikelola oleh masyarakat yang berlokasi padat penduduk.

“Selain itu, melalui pengelolaan sampah terintegrasi dengan pembentukan bank sampah, pengelolaan sampah organik menjadi pupuk dengan maggot, dan penjualan sampah anorganik yang dapat mendorong pendapatan masyarakat serta menumbuhkan pola pikir dan mental masyarakat untuk gemar menabung melalui program bank sampah”, imbuhnya.

Dari sisi sosial, masyarakat mendapatkan edukasi tentang pengelolan sampah dan pelatihan-pelatihan seperti pelatihan pengelolaan sampah, pelatihan pembuatan laporan, pelatihan pembukuan, pelatihan management SDM dan pemakaian alat-alat pengelolaan sampah.

Baca Juga: Pengelolaan Keuangan Lebih Terencana dengan wondr by BNI, Banking App yang Dukung Masyarakat Indonesia Wujudkan Impian Finansial

Selain itu, sebanyak 3.065 pedagang pasar di berbagai wilayah tercatat telah mengikuti sosialisasi tentang bank sampah dan pengelola sampah di pasar.

Dari sisi lingkungan, Gerakan Anti Sampah Yok Kita Gas masyarakat telah mendapatkan edukasi mengenai pemilahan sampah, organik maupun anorganik, dimana sampah yang terkumpul tersebut dipilih dan dipilah, dipisahkan sampah organik dan anorganik.

Sampah anorganik dapat diolah lagi menjadi barang-barang bernilai ekonomis.

Baca Juga: Tingkatkan Efektivitas Implementasi Tata Nilai AKHLAK, Jasa Marga Gelar Rangkaian Acara AKHLAK Festival 2024

Dalam mendukung pengelolaan sampah tersebut, BRI Peduli tercatat telah menyalurkan 11 unit mesin pencacah sampah organik, 173 bak magot komunal, 50 unit kandang Black Soldier Fly (BSF).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini